Taqiyya dan Abdillah merupakan dua dari 18 atlet yang diberangkatkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk mewakili Indonesia ke IFSC Asian Youth usai berhasil melewati tahap seleksi yang ketat untuk memastikan diri bahwa hanya atlet terbaik yang dikirim ke kejuaraan tersebut.
Mereka juga telah menjalani berbagai tahapan seleksi sebelum akhirnya bisa terpilih. Di mana nantinya, para atlet tersebut akan bertanding di tiga disiplin yang berbeda, yakni Lead, Boulder, dan Speed.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian FPTI Kota Jogja Bunnaya mengaku sangat bersyukur karena Taqiyya dan Abdillah telah berhasil lolos seleksi.
Sehingga kedua atlet tersebut berhasil mendapatkan tiket untuk berangkat ke IFSC Asian Youth Championships Jamshedpur 2024.
"Untuk Taqiyya akan bertanding di nomor Lead putri Youth A, sedangkan Abdillah akan turun di nomor Speed putra Youth B. Tentu dengan kelolosan mereka harapannya biar bisa menjadi motivasi para atlet lainnya supaya lebih semangat untuk berlatih dan tetap berprestasi, khususnya untuk para atlet Kota Jogja," jelasnya, Rabu (13/11).
Menurut Bunnaya kejuaraan IFSC Asian Youth Championships Jamshedpur 2024 ini merupakan kejuaraan internasional kedua yang berhasil diikuti oleh Taqiyya dan Abdillah.
Sebab sebelumnya mereka juga pernah mengikuti kejuaraan IFSC Climbing Youth World Championships 2024 di Guiyang, China pada bulan Agustus lalu.
"Jadi peluang untuk masuk ke babak final lebih besar dibandingkan di kejuaraan sebelumnya," tegasnya.
Walaupun di kejuaraan IFSC Asian Youth Championship 2024 Taqiyya dan Abdillah akan dihadapkan para atlet terberat seperti atlet dari China dan Korea.
Tapi Bunnaya tetap berharap kepada kedua atlet itu supaya bisa menjadi juara.
Sebab baginya dengan kedua atlet tersebut bisa menjadi juara, maka selain bisa membawa nama baik Indonesia, mereka juga bisa membawa nama baik Kota Jogja di ajang internasional.
"Dari keberangkatan dua atlet itu betul-betul berdampak positif bagi atlet-atlet Kota Jogja. Sehingga ini betul-betul menjadi motivasi para atlet Kota Jogja yang lain," lontarnya. (ayu)
Editor : Bahana.