Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perkemi Ngotot Raih Dua Emas dan Satu Perak, Pobsi Juga Targetkan Emas di PON XXI Aceh- Sumut 2024

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 30 Juli 2024 | 04:00 WIB

Ketua Pengda Perkemi DIY Suprobo (kiri pakai baju putih) dan Pelatih kepala kempo DIY Agung Wibowo (kanan pakai baju hitam) saat berbincang di Kantor KONI DIY.Rizky Wahyu/Radar Jogja
Ketua Pengda Perkemi DIY Suprobo (kiri pakai baju putih) dan Pelatih kepala kempo DIY Agung Wibowo (kanan pakai baju hitam) saat berbincang di Kantor KONI DIY.Rizky Wahyu/Radar Jogja
 

 


RADAR JOGJA – Pengurus Daerah Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesi (Perkemi) DIY ngotot ingin mempersembahkan medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang. Tak tanggung-tanggung, mereka menargetkan dua medali emas dan satu medali perak.


Ketua Pengda Perkemi DIY Suprobo menegaskan, target itu melebihi harapan yang dibebankan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY yang hanya satu emas dan satu perunggu saja. Akan tetapi Suprobo tidak mau terima dengan target itu. Sehingga pihaknya ngotot dengan menambah targetnya menjadi dua emas dan satu perak.


Bukan tanpa alasan Suprobo mengatakan hal itu. Sebab di PON 2024 nanti kontingen DIY mempunyai kesempatan untuk membawa pulang medali emas dari tiga atlet andalannya yang akan turun di nomor randori.

Ada dua atlet perempuan yang akan turun di nomor randori dan satu atlet laki-laki. Jadi di antara tiga ini harapan dua atlet bisa menyabet dua emas. Tapi untuk nomor embu terlalu berat kalau untuk emas. “Jadi kami tergetnya maksimal di perak," jelasnya di Kantor KONI DIY, kemarin (29/7).


Total ada sembilan atlet yang akan dikirim oleh Pengda Perkemi DIY ke ajang PON Aceh-Sumut nanti. Mereka terdiri dari tiga atlet putri dan enam atlet putra.Mereja akan turun di nomor randori putra kelas 55 kg, randori putri kelas 50 kg, randori putri kelas 65 kg, lalu nomor embu pasangan putra kyu kenshi, embu pasangan campuran satu, serta embu pasangan putra dua dan tiga.”Kami sudah siap bertempur untuk meraih medali," tegas Suprobo.

Di sisa waktu yang ada menjelang bergulirnya PON 2024 ini, pengurus Pengda Perkemi DIY akan terus berkomitmen untuk terus berusaha memaksimalkan dan menjaga kondisi para atletnya hingga nanti waktu pertandingan berlangsung. Baik itu secara fisik maupun secara psikologis. "Pada dasarnya kami optimis dan harus selalu siap. Karena sudah mempersiapkan para atlet kami sejak bulan Januari lalu," katanya.


Pelatih kempo DIY Agung Wibowo menyatakan secara persiapan, saat ini para atlet sudah mencapai 90 persen. Sembilan yang disiapkan dalam kondisi prima.


Target emas juga dicanangkan Pengda Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) DIY.Ketua Umum Pobsi DIY Ronny Handoko mengajak seluruh pengurus Pobsi DIY dan semua pihak untuk terus bekerja keras dan bahu-membahu untuk meningkatkan olahraga prestasi di DIY.


Anggota Bidang Pembinaan Hukum Keolahragaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Rokhiman berpesan kepada pengurus baru Pobsi DIY masa bakti 2023-2027 agar mewujudkan raihan medali emas di PON 2024 nanti. Mengingat sebelumnya mereka telah berhasil mencatatkan sejarah pertama kali dengan meraih emas di nomor snooker pada PON XX Papua lalu.


Di sisi lain, DIY Rokhiman juga terus mendorong kepengurusan Pobsi DIY masa bakti 2023-2027 agar dapat bersikap netral dan mempersiapkan diri untuk mengikuti gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 di Kabupaten Gunungkidul mendatang. (ayu/din)

 

 

Editor : Satria Pradika
#medali emas #PON XXI Aceh - Sumut #Sport #perkemi #KONI DIY