Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bertrand Crasson Langsung Pimpin Latihan

R
RESMI BERPISAH: Marian Mihail (tengah) bersama Bertrand Crasson (kiri) saat memimpin latihan perdana PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun, Sleman beberapa waktu lalu.GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RESMI BERPISAH: Marian Mihail (tengah) bersama Bertrand Crasson (kiri) saat memimpin latihan perdana PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun, Sleman beberapa waktu lalu.GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

 


Advertisement

RADAR JOGJA - Bertrand Crasson langsung memimpin latihan skuad PSS Sleman usai ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Marian Mihail. Latihan dilakukan setelah libur beberapa hari usai dikalahkan Dewa Uinited dan menyongsong laga berikutnya. Terdekat, PSS akan menjamu Persik Kediri, 21 Oktober mendatang.


Ya, PSS Sleman melakukan perombakan pelatih. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu secara resmi telah menunjuk asisten pelatih Bertrand Crasson sebagai pelatih kepala PSS yang baru. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan tim, pelatih lama Marian Mihail dipertimbangkan untuk menempati posisi baru sebagai direktur teknis.


Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa mengatakan, Marian adalah pelatih yang mempunyai karakter dan disiplin kuat dan telah membentuk karakter dan disiplin para pemain PSS Sleman. Sedangkan penunjukan Crasson juga terkait dengan target kedepan untuk dapat tembus menjadi tim papan atas.”Coach Marian juga ingin istirahat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga,” ujar Gusti Randa di Omah PSS, Senin (9/10).

Advertisement


Penunjukan Crasson, kata Gusti juga bukan tanpa alasan. Crasson secara kepelatihan memiliki lisensi UEFA Pro dan memenuhi syarat untuk jadi pelatih kepala. Crasson mempunyai pengalaman internasional, baik sebagai pemain dan pelatih.


Sebagai pemain, Crasson adalah mantan pemain Tim Nasional Belgia dan pernah bermain untuk klub Napoli, Italia. Sedangkan sebagai pelatih, Ia pernah menangani klub Divisi Utama Thailand, Rachatburi dan Inter Pattaya.
Gusti Randa yang juga dikenal sebagai pengacara dan politikus ini mengaku sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target PSS Sleman ke depan. Crasson kata Gusti berkomitmen untuk memberiian kemampuan terbaiknya. “Kami berharap, Crasson melanjutkan disiplin yang telah ditanamkan Mihail. Seklaigus melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman,” tegasnya.


Tak hanya itu, manajemen Laskar Sembada ini juga akan meningkatkan pembinaan tingkat akademi. Saat ini mereka sudah memiliki empat tim yaitu PSS U-13, U-16, U-18 dan U-20. "Pembinaan Football Academy PSS Sleman mesti dilakukan secara terarah dan terkonsep. Idealnya, mayoritas pemain senior PSS Sleman datang dari Football Academy Sleman," tandas Gusti Randa.(ayu/din)

Advertisement

 

Advertisement
Editor : Satria Pradika
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kembalinya Frederic Injai ke Tengah Lapangan Sangat Penting bagi PSS Sleman 

Kembalinya Frederic Injai ke Tengah Lapangan Sangat Penting bagi PSS Sleman 

Gelandang asing PSS Sleman Frederic Injai akhirnya kembali merumput setelah dibekap cedera panjang sejak awal musim.

Lupakan Kekalahan, Huistra Ingin PSS Sleman Bangkit saat Hadapi Garudayaksa FC 

Lupakan Kekalahan, Huistra Ingin PSS Sleman Bangkit saat Hadapi Garudayaksa FC 

Laskar Sembada masih belum mampu keluar dari tren negatif dan tercecer di papan bawah klasemen sementara.

Pemain Asing PSS Sleman Gustavo Tocantins Musim Lalu Jadi Mesin Gol, Kini Masih Mandul

Pemain Asing PSS Sleman Gustavo Tocantins Musim Lalu Jadi Mesin Gol, Kini Masih Mandul

Gustavo masih mandul alias sama sekali belum mencetak gol bagi PSS

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer