Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSS Sleman Manfaatkan Momentum Hasil Terakhir Bhayangkara FC

AR
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

Advertisement

SLEMAN - Ujian berat kembali harus dihadapi PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Super League musim 2026/2027. Memasuki pekan kesembilan, Laskar Sembada dipastikan bersiap menjamu tamunya, Bhayangkara FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Minggu (8/11/2026) sore. 

​Laga kandang ini menjadi momentum krusial bagi Super Elja untuk keluar dari tekanan. Pasalnya, hingga pekan ini PSS tengah terjebak dalam tren negatif.  Dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, anak-anak Sleman baru mencatatkan satu kemenangan, satu kali hasil imbang, dan harus menelan enam kekalahan.

Catatan minor itu menempatkan PSS di papan bawah atau di posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan empat poin. ​Sebaliknya sang calon lawan datang ke Sleman dengan modal lebih stabil. Bhayangkara FC saat ini bertengger di posisi delapan klasemen sementara dengan mengoleksi 11 poin. The Guardians membukukan dua kemenangan, lima kali imbang, dan baru satu kali kalah dari delapan laga yang sudah dijalani.

Pelatih PSS Pieter Huistra mengatakan, Bhayangkara FC merupakan tim yang memiliki rekor pertahanan yang disiplin dan kolektivitas tinggi. Oleh karena itu juru taktik asal Belanda ini meminta para pemainnya untuk tampil tanpa rasa gentar di hadapan pendukung sendiri.

Apalagi, Huistra menilai kualitas fisik dan kedalaman skuad yang dimiliki Bhayangkara FC sangat bagus. "Ya, Bhayangkara adalah tim yang kuat, banyak pemain kuat, terutama kuat juga dalam departemen fisik," ucapnya, Jumat (6/11/2026).

Advertisement

​Meski demikian, Huistra tetap menyoroti dinamika yang dialami calon lawannya belakangan. Mantan pelatih Borneo FC ini menilai tren hasil imbang yang sering diraih Bhayangkara FC dan hasil pertandingan terakhir membuka celah yang harus bisa dimanfaatkan oleh anak asuhnya di kandang sendiri.

"Pertandingan terakhir tidak begitu bagus untuk mereka, tetapi mereka memiliki awal yang baik untuk musim ini. Mereka memiliki banyak hasil imbang," bebernya.

Maka dari itu, di laga kandang kali ini Huistra meminta dukungan penuh dari Sleman Fans. Sebab, kehadiran para suporter diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para penggawa PSS untuk mengamankan tiga poin penuh di kandang.

"Tapi tim apa pun yang datang ke sini, kami harus memiliki kepercayaan diri, dan kami harus menjadi bos di stadion kami sendiri. Itu sangat penting," tandasnya. (ayu/laz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menang Telak 6-0 dari PSGS di League Cup Jadi Tambahan Motivasi PSS Sleman di Super League

Menang Telak 6-0 dari PSGS di League Cup Jadi Tambahan Motivasi PSS Sleman di Super League

Kemenangan perdana dengan skor telak 6-0 saat menjamu PSGC Ciamis di ajang League Cup di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Rabu (4/11) sore lalu, benar-benar menjadi angin segar Laskar Sembada. Sebab, hasil itu

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Nyalakan Alarm Siaga Satu; Seluruh Elemen Tim Harus Segera Bangkit

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Nyalakan Alarm Siaga Satu; Seluruh Elemen Tim Harus Segera Bangkit

Performa minor yang ditunjukkan Laskar Sembada di awal musim kompetisi Super League 2026/2027 memaksa jajaran pelatih mengambil langkah tegas.

Meski Terpuruk, Riko Simanjuntak Ingin Para Pemain PSS Sleman Tetap Kompak

Meski Terpuruk, Riko Simanjuntak Ingin Para Pemain PSS Sleman Tetap Kompak

Hasil minor yang menerpa PSS Sleman di awal musim kompetisi Super League 2026/2027 benar-benar menguji mentalitas skuad berjuluk Laskar Sembada. Berada di papan bawah klasemen sementara, para penggawa Super Elja dituntut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer