Aklamasi, KPH Yudanegara Kembali Pimpin PBSI DIY Periode 2026-2030

JOGJA - KPH Yudanegara untuk kali kedua menakhodai Pengda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY Masa Bakti 2026-2030. Itu setelah terpilih secara aklamasi dalam Musda PBSI DIY di Hotel Santika Premiere Jogja, Sabtu (3/10) lalu.
Melalui tahapan sidang yang dipimpin Sekretaris Umum PBSI DIY Sukiman Hadiwijoyo bersama Marsekal Madya TNI (Purn) Ibnu Hajar dan Rudiyatna, sebelumnya disampaikan dalam proses penjaringan dan penyaringan, hanya terdapat satu (1) bakal calon yang diusulkan oleh empat (4) kabupaten dan 1 kota se-DIY yakni atas nama KPH Yudanegara yang kemudian ditetapkan sebagai calon tunggal dan disahkan menjadi ketua umum terpilih.
"Dalam pemilihan ketua umum PBSI DIY Masa Bakti 2026-2030 secara aklamasi terpilih KPH Yudanegara," kata Sukiman, Minggu (4/10). Yudanegara yang juga ketua tim formatur ini bersama kelima formatur yakni Sukiman Hadiwijoyo (unsur tinggal), Rudiyatna (PBSI Kulon Progo), Guntur Feri Wibowo (PBSI Kota Jogja), Triyanto (PBSI Bantul), dan Darma Tyas Utomo (PBSI Gunungkidul), diberikan waktu selama dua minggu, terhitung sejak terpilih sebagai ketua umum, bertugas untuk menyusun kepengurusan yang baru.
Sementara, Wakil Ketua Umum (WKU) II KONI DIY Nolik Maryono mengucapkan selamat sekaligus apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketua umum terpilih, kepengurusan PBSI DIY masa bakti 2022-2026 maupun seluruh insan pemerhati bulutangkis di DIJ.
Hal ini tak lepas dari raihan prestasi satu medali perunggu Tim Bulutangkis DIY pada ajang PON XXI 2024 Aceh-Sumut lalu, dan berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan seperti menyelenggarakan kejuaraan Piala Raja maupun Sirkuit Nasional (Sirnas).
"Musda ini bukan hanya sekadar memilih ketua umum, tim formatur, maupun kepengurusan baru, namun juga sebagai momentum untuk evaluasi program kerja satu periode kemarin, dan pembahasan program kerja mendatang. Berharap program kerja yang dirumuskan bisa untuk pembinaan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Salah satunya persiapan menuju Porda dan BK PON 2027," jelas Nolik.
Baca Juga: 209 Atlet dari Empat Kabupaten dan Satu Kota se-DIY Adu Mekanik dalam Kejurda Esports DIY 2
Sementara itu Sekjen PP PBSI Ricky Ahmad Soebagdja menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada PBSI DIY yang dinilai telah menaati Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan peraturan organisasi dengan baik, yakni melaksanakan kegiatan Musda PBSI DIY 2026 dengan tidak melebihi batas waktu masa bakti kepengurusan.
Di samping itu, PP PBSI juga menilai cukup baik untuk kinerja organisasi PBSI DIY yang mampu mengoordinasikan tugas dan fungsinya bersama pengurus kabupaten/pengurus kota (pengkab/pengkot) maupun perkumpulan bulutangkis di kabupaten/kota se-DIY.
Hal ini merupakan faktor penting keberhasilan pelaksanaan program kerja yang dilandasi semangat, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan ikhlas semata-mata untuk kemajuan olahraga bulutangkis khususnya di DIY. (ayu/laz)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




