RADAR JOGJA - Nama Muhammad Suryo sedang menjadi sorotan publik.
Ia dan istrinya terlibat dalam kecelakaan kendaraan bermotor di Jalan nasional Wates, tepatnya perempatan Mlangsen, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026).
Muhammad Suryo yang kala itu bersama isterinya menunggangi motor gede (moge) Harley Davidson diduga menabrak kendaraan Jupiter MX yang ditumpangi dua orang berboncengan.
Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Dari peristiwa itu, ke empat orang itu terpental hingga masuk ke saluran irigasi.
Nahas, Anis Syarifah, isteri dari Muhammad Suryo dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon.
Lalu siapakah, Muhammad Suryo hingga sosoknya menjadi sorotan buntut kejadian ini?
Profil Muhammad Suryo
Muhammad Suryo ternyata bukan orang sembarangan.
Ia merupakan pengusaha di lintas sektor.
Salah satu di indrustri rokok HS.
Suryo merupakan bos rokok HS.
Berikut gurita bisnis yang dijalankan Suryo.
1. CEO Surya Group Holding Company
Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan hingga konstruksi yang kini membawahi lini strategis.
Muhammad Suryo merupakan pemilik perusahaan, konglomerasi berbasis di Yogyakarta yang berdiri sejak 2016.
2. Komisaris PT Surya Karya Setiabudi (PT SKS)
Perusahaan ini berdiri sejak 30 Desember 2015 dan bergerak di bidang penambangan pasir di Kawasan Merapi Magelang.
Seiring berjalannya Waktu perusahaan ini berkembang dibidang kontruksi terpadu seperti penambangan pasir, batu, beton siap pakai, produksi hotmix asphalt dan penyewaan alat berat.
Adapun operasionalnya tersebar di Magelang, Sleman, dan Kulon Progo, menopang berbagai proyek infrastruktur besar di wilayah DIY dan sekitarnya.
3. Bisnis bergerak di bidang Property, Energi hingga Penerbangan Kargo
Bisnis energi melalui perdagangan minyak dan gas serta pengembangan properti menjadi gurita bisnis Muhammad Suryo.
Ia juga mengembangkan maskapai pernerbangan Kargo Fly Jaya, memperkuat lini logistic Surya Group.
4. CEO Pabrik Rokok HS
Pada 2024, Muhammad Suryo mendirikan pabrik rokok yang dibangunnya dari nol.
Ia menggaet 30 buruh linting di perusahaannya ini.
Baca Juga: Gunung Merapi Siaga! Terjadi 17 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya, Jarak Luncur Capai 1.800 Meter
Kini pabrik rokok HS semakin dikenal luas masyarakat, bahkan pabriknya pun bergerak pesat.
Bukan hanya di Magelang, Jawa Tengah. Pabrik juga berdiri di Lampung Timur dengan menyerap ribuan tenaga kerja baru.
HS Rokok dinyatakan memiliki dampak yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Meski saat itu baru berusia satu tahun, HS Rokok telah memiliki 3 ribu tenaga kerja baik dari buruh produksi, tenaga pemasaran, hingga distribusi.
Editor : Meitika Candra Lantiva