Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kondisi Fisik Masih Jauh dari Standar

Editor Content • Selasa, 16 Mei 2023 | 14:55 WIB
INSTRUKSI: Pelatih PSS Marian Mihail saat memimpin latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman beberapa hari lalu. GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
INSTRUKSI: Pelatih PSS Marian Mihail saat memimpin latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman beberapa hari lalu. GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Skuad PSS Sleman melanjutkan aktivitas latihan reguler pada sesi tes fisik tahap awal di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Sabtu (13/5). Sesi tes fisik tersebut dipimpin pelatih fisik PSS Kartono Pramdhan. Tes fisik ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi kebugaran fisik pemain PSS. Tim pelatih ingin mengetahui gambaran sejauh mana kondisi fisik para pemain. “Ini menjadi acuan kami untuk membuat program latihan ke depan,’’ katanya.

Di sesi tes fisik tahap awal tersebut, terdapat beberapa tingkatan yang harus dijalani pemain. Melihat hasil tes tersebut, Kartono menyatakan belum puas. Menurutnya, masih ada waktu untuk meningkatkan lagi sebelum sepak mula kompetisi bergulir. “Untuk tahap awal, hasilnya memang masih standar,’’ ungkapnya.

Menurutnya, hasil tes fisik tahap awal Irkham Zahrul Mila dan kolega tidak memuaskan. Lantaran masih jauh dari standar fisik tim peserta kompetisi Liga 1 2023/2024. Program latihan fisik tahap awal menjadi fokus dari tim pelatih PSS Sleman. Hal ini menjadi alasan utama bagi pelatih kepala PSS Marian Mihail dan staf kepelatihan untuk tetap memberikan latihan di hari libur.

Usai melihat hasil tes fisik penggawa Laskar Sembada, pelatih kepala PSS Marian Mihail dan tim pelatih harus membuat gambaran yang utuh berkaca pada hasil tes. Hal itu untuk menjadi sebuah panduan yang jelas mengenai hasil kemampuan fisik penggawa. Sebab hasil tes kemarin menunjukan tingkatan yang berbeda. “Para pemain yang bermain di musim lalu hasilnya lebih bagus dibandingkan dengan pemain yang bermain di kasta kedua atau akademi,” jelas juru taktik asal Rumania itu.

Melihat hasil dari tes fisik tahap pertama, Mihail menganggap hal tersebut adalah tantangan bagi dirinya untuk bekerja lebih keras agar memperbaiki fisik skuad besutannya. Karena masih masa pramusim, pihaknya tidak tahu persis kondisi para pemain di musim lalu. “Kami tentu saja akan bekerja dengan cara berbeda serta membangun kondisi kebugaran yang sangat bagus untuk para pemain,” ujarnya.

PSS Sleman akan memaksimalkan waktu kurang lebih dua minggu sebelum memasuki tahap pemusatan latihan tim. Kim Jeffrey Kurniawan dan kolega akan masuk ke pemusatan latihan selama 10 hari. Pemusatan latihan tersebut rencananya akan berlangsung pada 27 Mei - 6 Juni. Ia juga menuturkan adanya pertandingan pramusim usai menjalani rangkaian tes fisik awal dan pemusatan latihan. Mihail berharap, enam laga pramusim dapat digelar di Maguwoharjo International Stadium (MagIS). “Kami menunggu kehadiran suporter untuk memberikan dukungan nantinya,” pungkasnya. (tyo/din) Editor : Editor Content
#PSS Sleman