Kepala Dinas Dukcapil Sleman Susmiarto menyebut Sisir Adminduk dilaksanakan pada tingkatan kalurahan. Program ini akan gencar dilaksanakan hingga 21 Maret 2023. Digelar secara bergilir 17 Kalurahan se Kabupaten Sleman. Beberapa kegiatan didalamnya meliputi sosialisasi bagi perangkat kalurahan, anggota lembaga kemasyarakatan dan pihak-pihak lainnya.
"Selain itu disetiap pelaksanaannya terdapat pelayanan dokumen kependudukan. Baik kartu keluarga, KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian dan akta perkawinan bagi penduduk non-muslim," jelas Susmiarto, Selasa (7/3).
Dia menambahkan selain memberikan layanan adminduk, pihaknya juga bekerjasama dengan BPJS. Kaitannya untuk menyediakan Pelayanan Mobile Customer Service (MCS) BPJS Kesehatan.
"Meliputi pelayanan pendaftaran peserta baru, perubahan jenis kepesertaan, perubahan data, dan pengajuan reaktivasi segmen penerima bantuan iuran (PBI-JK)," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan Sisir Adminduk penting dilakukan. Ini menjadi satu upaya untuk mengedukasi serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Kustini menambahkan tertib adminduk dapat mewujudkan pemutakhiran data kependudukan. Sehingga mempermudah seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah kebijakan dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berbasis data kependudukan.
"Tentu harus diiringi dengan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan. Maka dari itu Sisir Adminduk ini hadir sekaligus dengan dilaksanakannya pelayanan adminduk," ujar Kustini. (isa/dwi) Editor : Editor News