Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tersesat di Lereng Merapi, Badiri Mengaku Mengikuti Burung

Editor News • Rabu, 11 Januari 2023 | 23:12 WIB
EVAKUASI : Sempat hilang sejak Senin (9/1), Nur Muhammad Badiri Syabeh (kiri) berhasil ditemukan relawan SAR Gabungan di sekitar Pos Srimanganti Merapi, Rabu siang (11/1). (SAR GABUNGAN for RADAR JOGJA)
EVAKUASI : Sempat hilang sejak Senin (9/1), Nur Muhammad Badiri Syabeh (kiri) berhasil ditemukan relawan SAR Gabungan di sekitar Pos Srimanganti Merapi, Rabu siang (11/1). (SAR GABUNGAN for RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Pria misterius yang hilang di Lereng Merapi mengaku bingung. Pria bernama Nur Muhammad Badiri Syabeh mengaku sedang mencari jalan pulang. Hanya saja tersesat saat akan menuju jalur awal.

"Apa, ikutin burung juga dikira saya pingin ke arah pulang. Pas saya lihat udah Gunung Merapi mas, jadi nanggung," jelasnya kepada tim relawan SAR Gabungan saat proses evakuasi di Pos Srimanganti Merapi, Rabu (11/1).

Perbincangan tak berlangsung lama. Pria asal Bekasi Jawa Barat ini terlihat linglung saat bertemu tim relawan SAR Gabungan. Tim search rescue unit (SRU) juga terlihat memberikan minum dan kudapan kepada pria tersebut.

Sosok ini dilaporkan hilang, setelah berjalan di rute Labuhan Merapi pada Senin siang (9/1). Kendaraan miliknya, Yamaha Aerox E 4912 UX terparkir di warung milik warga. Tepatnya di Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan.

Tim relawan SRU sempat mengonfirmasi kendaraan tersebut kepada survivor.

"Iya di bawah motor saya," katanya.

Kabid Kearuratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro membenarkan nama pria misterius tersebut adalah Nur Muhammad Badiri Syabeh. Tercatat sebagai mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. Berdasarkan identitas adalah warga Bekasi Jawa Barat.

Dia juga membenarkan adanya pengakuan dari survivor. Tentang mengikuti burung dan akhirnya tersesat. Hingga akhirnya ditemukan oleh tim SRU SAR gabungan di sekitar Pos Srimanganti Merapi, Rabu siang (11/1).

"Kan itu pengakuannya ngikutin burung dia mengikuti burung tapi malah salah jalan to. Sehingga dia bingung sampai di Labuhan (rute Labuhan Merapi) itu. Dia bingung itu saja intinya," ujarnya.

Ditanya cara bertahan hidup, Bambang belum mendapatkan jawaban. Terlebih saat ini kondisi survivor masih bingung. Walau begitu, dia memastikan kesehatan survivor masih prima.

"(Bertahan hidup) Kurang tahu, belum sampai ke sana. Sadar, baik, bisa makan bisa ngomong dan tahu motornya di sana tapi tetap ditandu dulu siapa tahu kurang fit," katanya. (Dwi) Editor : Editor News
#pendaki Merapi #Pendaki tersesat #misteri Merapi #Tersesat Merapi