Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gulirkan Program Kuliah Gratis Upaya Dukung Sektor Pariwisata Kalurahan

Editor Content • Selasa, 17 Mei 2022 | 18:03 WIB
 Lurah Sambirejo Wahyu Nugroho di kantornya, Jumat (13/5).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
 Lurah Sambirejo Wahyu Nugroho di kantornya, Jumat (13/5).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman membuka program kuliah gratis bekerjasama dengan perguruan tinggi. Sebanyak 40 sasaran ditargetkan tahun ini. Program ini ditujukan kepada siswa berprestasi maupun siswa yang memiliki keinginan melanjutkan kuliah namun terkendala biaya.

"Kami telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Seperti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusa Megarkencana, STIE Pariwisata API, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD) dan masih dalam proses dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN)," ungkap Lurah Sambirejo Wahyu Nugroho, Ditemui, Jumat (13/5).

Dikatakan, program ini dia inisiasi sejak menjabat lurah pada 2021. Pada 2021, kalurahan mengkuliahkan sebanyak 19 pemuda. Sebanyak 12 orang di antaranya masuk STIE Pariwisata API dan sembilan lainnya di STIE Nusa Megarkencana. Adapun program studi yang dikejar antara lain, akutansi, menejemen, menejemen pariwisata dan ilmu komunikasi.

"Sebab, program studi tersebut mendukung potensi perkembangan di Kalurahan Sambirejo. Salah satunya dalam pengembangan sektor pariwisata," tutur lurah muda, 30 tahun ini.

Salah satu potensi wisata unggulan di kalurahan ini adalah Tebing Breksi. Tebing Breksi menjadi bagian unit pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal). Di sisi lain kalurahan juga bekerjasama dengan beberapa industri wisata milik swasta. Seperti, Suwatu villa and Resto, Abhayagiri, Amaranta, Chandari, dan lainnya. Nah entitas industri wisata milik swasta ini, berkolaborasi dalam mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.

Memiliki BUMKal, yang saat ini berkembang di pariwisata, harus mempunyai sistem keuangan yang akuntabel dan mudah di baca oleh seluruh warga. Belajar memenejemen bagaimana sistem berjalan, SDM juga. Sehingga menejemen pariwisata bagaimana pelaku wisata berkolaborasi dengan UMKM untuk meningkatkan pendapatan.

Wahyu mengatakan, meskipun Sambirejo kaya akan potensi unggulannya, namun tingkat kesejahteraan warga belum merata di setiap padukuhan. Adapun tiga padukuhan yang penduduk miskinnya masih tinggi. Antara lain, Padukuhan Kikis, Mlakan dan Gunungcilik.

"Kami mendorong, lulusan mahasiswa dari program kuliah gratis ini juga terlibat dalam pengembangan informasi dan komunikasi transparan dan akuntabel. Kami juga berdayakan dalam komunikasi informasi masyarakat, sebagai wartawan di masing-masing padukuhan untuk mengisi portal web desa," jelasnya.

Jagabaya Sambirejo Tukiman berharap, melalui kuliah gratis dapat menciptakan lapangan pekerjaan maupun peluang pengembangan di Kalurahan Sambirejo. Sehingga warga tidak perlu merantau untuk mencari pekerjaan. Serta menumbuhkan kesadaran warga pentingnya pendidikan dalam pemgangunan. "Kami mendukung penuh pendidikan di kalurahan ini maju," tandasnya. (mel/bah) Editor : Editor Content
#Program Kuliah Gratis #Sleman