Kustini berharap wifi publik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia juga mengatakan ini menjadi salah satu komitmen Pemkab Sleman. Terutama dalam menyediakan dan menyamaratakan akses internet di seluruh padukuhan di Kabupaten Sleman.
“Ini merupakan visi misi kami setiap padukuhan ada wifi gratis. Pada tahun 2021 ini dapat terlaksana 435, sehingga dengan pemasangan ini semua masyarakat di Kabupaten Sleman yang tidak terjangkau dengan wifi bisa terjangkau,” jelas Kustini, Rabu (29/12).
Meski gratis, bukan berarti akses wifi publik terbatas. Kustini memaparkan kecepatan akses mencapai 30 hingga 50 mbps. Dengan radius 30 hingga 40 meter dari lokasi pemasangan wifi. Untuk satu alat dapat diakses oleh 40 hingga 60 gawai.
“Ini upaya kami menyejahterakan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan masyarakat melalui akses internet gratis. Wifi gratis ini akan tersebar di 1.212 padukuhan di Kabupaten Sleman dan akan dirampungkan hingga 2022 mendatang,” katanya.
Dukuh Sumberwatu Teguh Widodo mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan wifi publik gratis. Ini karena wilayah Sumberwatu masih kesulitan dalam menjangkau akses internet. Saat ini warhanya menjadi lebih mudah dalam mengakses informasi pasca wifi publik terpasang.
Teguh menceritakan, sebelumnya jaringan internet di wilayahnya tidak lancar. Minim bahkan tergolong tak ada sinyal yang masuk kawasan kampung ini. Alhasil akses informasi menjadi terbatas.
“Bantuan wifi ini sangat membantu warga kami, yang pertama dari kegiatan belajar dan kegiatan UKM yang ada. kan sekarang semuanya melalui online,” ujar Teguh.
Tentang pemilih Embung Sumberwatu, memiliki alasan yang kuat. Teguh menuturkan lokasi ini kedepannya akan menjadi destinasi wisata. Selain itu juga menjadi pusat pemerintahan Padukuhan Sumberwatu.
“Di sini nanti ada balai dusun, jadi semua kegiatan kami akan terfokus di sini. Selain itu juga akan ada pengembangan wisata, luasnya sekitar 8 hektar,” kata Teguh. (co1/dwi) Editor : Editor News