Acara yang berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 20.00 WIB ini berhasil menarik perhatian para penggiat durian dari berbagai penjuru.
Sekaligus menjadikan lokasi tersebut dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.
Sejak siang hari, arus pengunjung terus berdatangan untuk berburu durian berkualitas.
Tidak hanya sekadar membeli, para pengunjung juga menikmati sensasi menyantap durian langsung di tengah suasana alam terbuka yang asri.
Dikelilingi kebun organik dan nuansa pedesaan yang tenang, pengalaman ini memberikan dimensi baru dalam menikmati buah yang dikenal sebagai “raja buah” tersebut.
Antusiasme yang tinggi terlihat dari cepatnya durian yang tersedia terjual habis. Lebih dari 200 buah durian ludes dalam waktu kurang dari satu hari.
Para pecinta durian tampak rela antre demi mendapatkan durian pilihan dengan kualitas terbaik. Mulai dari durian lokal hingga durian unggulan yang menjadi favorit.
Pemilik Nara Kupu Jogja, Rayhan Christian Siego menyampaikan, konsep Pasar Durian Ramadan tahun ini memang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda.
Lewat kegiatan ini diharapkan para pengunjung bisa memiliki pengalaman baru dalam menikmati durian di bulan Ramadan.
"Menikmati durian di alam terbuka seperti di Nara Kupu Jogja adalah kombinasi yang unik. Suasana pedesaan yang tenang dan asri, serta dikelilingi kebun organik mampu menambah cita rasa durian itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Manager sekaligus Event Manager, Tomy Tri Ivananto atau yang akrab disapa Joyobadik menegaskan, acara tahun ini berjalan dengan sangat baik meskipun menghadapi tantangan ketersediaan stok.
Di tengah stok durian yang terbatas, kebutuhan pengunjung tetap mampu dipenuhi.
"Ini menjadi bukti bahwa persiapan dan manajemen acara berjalan dengan optimal,” jelasnya.
Tidak hanya menghadirkan durian sebagai daya tarik utama, Pasar Durian Ramadan juga menjadi ajang interaksi sosial dan rekreasi keluarga.
Banyak pengunjung yang datang bersama keluarga maupun komunitas untuk menikmati suasana sore hingga malam hari jelang waktu berbuka puasa.
Beberapa di antaranya bahkan memanfaatkan momen ini sebagai ajang ngabuburit yang berbeda dari biasanya.
Kehadiran Pasar Durian Ramadan juga turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.
Para petani dan pemasok durian mendapatkan kesempatan untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan kualitas durian mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan kesuksesan yang diraih tahun ini, pihak Nara Kupu Jogja memastikan bahwa Pasar Durian Ramadan akan kembali digelar pada tahun mendatang.
Harapannya, acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan, sekaligus menjadi ikon wisata kuliner musiman di Yogyakarta.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pasar Durian Ramadan tidak hanya sekadar menjadi ajang jual beli.
Namun, juga menjadi ruang pertemuan antara pecinta durian, pelaku usaha, dan masyarakat umum dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Kombinasi antara cita rasa durian, keindahan alam, dan nuansa Ramadan menjadikan acara ini sebagai pengalaman yang sulit dilupakan. (del)
Editor : Bahana.