SLEMAN - PT Jasa Raharja Kantor Wilayah (Kanwil) DIY mempersiapkan 43 personel selama masa mudik 2026. Para petugas ini akan siaga sejak seminggu sebelum dan sesudah Lebaran.
Kepala Kanwil PT Jasa Raharja DIY Regy S Wijaya menjelaskan, akan dilakukan koordinasi dengan 72 rumah sakit (RS) untuk penanganan korban kecelakaan selama Lebaran ini. Di setiap rumah sakit disebut telah ditunjuk person in charge (PIC) dan akan berkoordinasi dalam grup terkait upaya penanganan kecelakaan.
Baca Juga: Comeback, Van Gastel Beri Sinyal Donny Warmerdam Harus Kerja Keras untuk Main
Ketika nantinya ada korban yang masuk ke rumah sakit, PIC akan menanyakan apakah korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas atau bukan. Jika benar, maka akan diinformasikan pada petugas Jasa Raharja. Lalu akan berkoordinasi dengan rumah sakit dan korban terkait tindak lanjutnya.
"Kewajiban dari korban itu adalah melaporkan kepada pihak kepolisian agar terbit laporan kepolisian," katanya ditemui di sela-sela tinjauan Tol Purwomartani Rabu (11/3).
Nantinya laporan polisi di aplikasi integrated road safety management system (IRSMS) akan terintegrasi pada aplikasi data korporasi jasa raharja (DASI-JR). Saat data kecelakaan muncul maka PT Jasa Raharja bisa menerbitkan garansi letter atau surat jaminan. Jadi, korban tidak perlu mengeluarkan uang dalam penanganan kecelakannya.
Baca Juga: Masyarakat Jangan Takut Lapor, BGN DIY Tanggapi Menu MBG yang Jadi Sorotan
"Kami juga melakukan pemantauan di media sosial seperti Instagram karena biasanya banyak update informasi kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Regy menyebut, untuk korban meninggal dunia diberikan santunan Rp 50 juta, korban cacat tetap Rp 50 juta, perawatan luka-luka maksimal Rp 20 juta, P3K Rp 1 juta, hingga ambulans Rp 500 ribu.
Jika meninjau Lebaran pada 2025 jumlah korban kecelakaan lalu lintas mencapai 295 orang. Terdiri dari 280 korban luka dan 15 orang meninggal dunia. Kejadian kecelakaan lalu lintas didominasi di wilayah Kabupaten Sleman dengan 65 kejadian.
Baca Juga: Polda DIY Petakan Jalur Rawan Melalui Waze dan Google Maps, Ingatkan Pemudik Tetap Berada di Jalur Resmi
"Tahun lalu mayoritas korban merupakan pengendara sepeda motor," bebernya.
Dia menambahkan selama 2025 sendiri PT Jasa Raharja telah memberikan jaminan kecelakaan total Rp 130,9 miliar. Mayoritas untuk korban luka-luka. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita