Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gorong-Gorong di Galingas, Seyegan Ambles, Delapan Rumah Terdampak Banjir saat Hujan Deras

Delima Purnamasari • Rabu, 4 Maret 2026 | 21:00 WIB

PENANGANAN: Petugas saat mengecek gorong-gorong di Jalan Kebon Agung, Margomulyo, Seyegan yang ambles Rabu (4/3).
PENANGANAN: Petugas saat mengecek gorong-gorong di Jalan Kebon Agung, Margomulyo, Seyegan yang ambles Rabu (4/3).

SLEMAN - Gorong-gorong di wilayah Galingas di Jalan Kebon Agung, Margomulyo, Seyegan, Sleman ambles. Debit air yang besar ditambah dengan hujan deras menyebabkan banjir hingga wilayah permukiman dengan delapan rumah terdampak.

Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto menjelaskan, amblesnya gorong-gorong ini terjadi sekitar dua bulan lalu. Saat banjir terjadi rata-rata air bisa mencapai semata kaki. Kondisi gorong-gorong yang rusak dan membuat saluran menyempit ini diperparah dengan buangan sampah, ranting, bahkan hingga pohon pisang.

Baca Juga: Prediksi Skor Lazio vs Atalanta Coppa Italia Kamis 5 Maret 2026

"Sampah-sampah buangan dari padukuhan itu akhirnya semakin menyumbat," katanya dihubungi Rabu (4/3).

Eko menyebut, dampak kerusakan semakin terasa akhir-akhir ini saat intensitas hujan semakin sering. Hingga akhirnya luapan air terus-terusan terjadi. Kondisi ini memang meresahkan masyarakat, apalagi sebentar lagi sudah mau menyambut Lebaran. Saat ini dia sebut telah dilakukan upaya sementara, yakni dengan mengecilkan debit air yang berasal dari bendungan menuju ke Galingas ini.

Baca Juga: Pemkab Magelang Tetapkan Status Tanggap Darurat Pascabanjir Lahar Hujan dari Lereng Gunung Merapi

"Sudah coba dibersihkan juga gorong-gorongnya, saking bersihnya sampai berlubang. Harapan kami bisa segera dilakukan perbaikan," katanya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi bencana banjir ini. Dia menyebut kondisi ini juga dipengaruhi karena tidak adanya pengaturan pembagian air di bendung Kali Konteng. Hingga akhirnya aliran air yang masuk ke saluran teknis terlalu besar.

Baca Juga: Baru Menyebrang Rel Sembari Tuntun Sepeda, Bocah Lima Tahun di Gamping Tewas Tertemper Kereta Api Bandara

"Bagian pengaturannya air itu dicuri orang, besinya itu. Jadi tidak bisa mengatur debit besar kecilnya dan bikin banjir," katanya.

Saat ini perbaikan saluran air maupun teknis pengaturan pembagian air di bendung ini masih jadi bahasan. Hal ini berkoordinasi bersama dengan pemerintah provinsi. (del/eno) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#margomulyo #Sleman #Jalan Kebon Agung #Galingas #kali konteng #Seyegan #Banjir #bendung #gorong-gorong #permukiman #ambles