Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Ramadan, Setiap Jam Pembelajaran TK hingga SMP di Sleman Dikurangi Lima Menit

Sevtia Eka Nova • Jumat, 13 Februari 2026 | 21:30 WIB

 

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman Akhmad Ritaudin
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman Akhmad Ritaudin

SLEMAN - Selama Ramadan dilakukan adaptasi terhadap kegiatan belajar-mengajar para siswa di Kabupaten Sleman. Salah satunya dengan pengurangan lima menit setiap jam pembelajaran. Di tingkat SMP, dari 40 menit jadi 35 menit, SD dari 35 menit jadi 30 menit, dan TK 30 menit menjadi 25 menit.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman Akhmad Ritaudin menjelaskan, kebijakan ini diambil sebagai strategi dan metode pembelajaran yang memperhatikan kondisi fisik murid selama puasa. Termasuk mengintegrasikan nilai-nilai religius, toleransi, dan kepedulian sosial.

Baca Juga: Drama Empat Gol di Gelora Joko Samudro Gresik, PSIM Jogja dan Persik Kediri Berbagi Angka

"Adaptasi waktu ini dilakukan untuk pembelajaran tatap muka dari 23 Februari sampai 13 Maret 2026," bebernya Jumat (13/2).

Sementara untuk awal Ramadan, akan ada libur sekolah. Hal ini sesuai edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Sleman, libur dilakukan sejak 18-20 Februari.

Di sini, kegiatan siswa diharapkan bisa diarahkan pada penguatan pendidikan karakter, pembiasaan ibadah, dan aktivitas literasi. Didukung dengan keterlibatan keluarga dan lingkungan masayarakat.

Baca Juga: Geger! Perselingkuhan ASN Gunungkidul Bikin Dua Pegawai Ini Kehilangan Jabatan

Selain itu, juga akan diberikan libur setelah Ramadan dimulai 16-20 Maret dan 23-27 Maret. Kegiatan ini untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Di antaranya, pembiasaan membayar zakat, takbiran di masjid, dan silaturahmi di lingkungan masyarakat. Kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan kembali pada 30 Maret.

"Meski siswa belajar di rumah saat awal Ramadan, guru tidak libur," tambahnya.

Baca Juga: Jogja Siap Bersih dan Nyaman! Program Jogja Cling Dijadwalkan Setiap Pekan, Wujudkan Kota Pelajar Bebas Sampah dan Rumput Liar

Guru-guru hanya libur saat cuti bersama maupun tanggal merah saja. Waktu ini diharapkan bisa digunakan untuk mempersiapkan berbagai agenda. Baik itu administrasi, pengadaan lomba siswa, maupun persiapan tes potensi akademik.

Sementara itu, Ketua PGRI Sleman Nur Suharyanto menyebut, guru tidak libur saat awal Ramadan memang sudah kebiasan. Lantaran guru merupakan aparatus sipil negara (ASN) yang terikat aturan hari kerja. (del/eno) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Jam pelajaran #Kabupaten Sleman #ramadan #Dinas Pendidikan Sleman