Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Curah Hujan Tinggi, Tebing Sungai Pelang di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Dikeluhkan Rawan Longsor

Delima Purnamasari • Senin, 9 Februari 2026 | 20:30 WIB

 

TURUN LAPANGAN: Jajaran anggota Komisi C DPRD DIY saat memantau kondisi bantaran Sungai Pelang di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Senin (9/2).
TURUN LAPANGAN: Jajaran anggota Komisi C DPRD DIY saat memantau kondisi bantaran Sungai Pelang di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Senin (9/2).


SLEMAN - Bantaran Sungai Pelang di Sinduharjo, Ngaglik, Sleman dikeluhkan rawan longsor. Apalagi dengan adanya curah hujan yang tinggi sehingga air kadang naik hingga permukaan. Erosi ini juga membuat jarak antara tanggul sungai dengan rumah warga semakin dekat.

Anggota Komisi C DPRD DIY Haris Sugiharta menjelaskan, dengan latar belakang tersebut dilakukan tinjauan secara langsung ke lokasi. Dia ingin kondisi ini bisa segera tertangani agar masyarakat tidak lagi merasa was-was.

Baca Juga: Muat Tampung 30-an Bus Besar, Terminal Semin Disiapkan Jadi Rest Area Arus Mudik Lebaran di Jalur Utara Gunungkidul

"Untuk saat ini kami fokus meminta perbaikan talut karena ada penggerusan saat banjir. Bagi saya ini prioritas," katanya ditemui saat tinjauan Senin (9/2).

Untuk perbaikan akan diserahkan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) karena merupakan kewenangannya. Saat ini tengah dilakukan penghitungan kebutuhan anggarannya.

Prioritas perbaikan talut direncanakan akan dilakukan sepanjang 90 meter di bagian selatan Jembatan Ngabean. Harapannya perbaikan bisa dilakukan tahun ini.

Baca Juga: Prediksi Chelsea vs Leeds United Premier League Rabu 11 Februari Kick Off 02.30 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Sementara itu, Lurah Sinduharjo Sudarja mengatakan, ada tiga titik pengikisan talut sungai. Harapannya ada bantuan untuk bisa dilakukan perbaikan. Selama ini sudah diupayakan dengan pemasangan bronjong, tetapi akhirnya ikut ambrol. Begitu juga dengan rumpun-rumpun bambu. Kondisi ini terjadi karena debit air sungai yang tinggi saat hujan, bahkan pernah sampai rumah warga.

"Kami mohon agar ada tindak lanjut, agar warga tidak was-was di musim hujan karena banjir," katanya.

Baca Juga: Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Disnakertrans Gunungkidul Drop 720 Dus Minyakita di Pasar Argosari

Staf PPK Operasi dan Pemeliharaan Sungai BBWSSO Bintoro yang turut hadir mengakui, tebing yang ada memang cukup curam. Apabila tidak diamankan jelas akan membahayakan keamanan warga sekitar. Saat ini masih dilakukan perencanaan lebih detail terkait pembangunan talutnya. "Kalau pengerukan mungkin belum karena fokus kami lebih ke mengamankan tebingnya," ungkapnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Haris Sugiharta #Tanggul #Sungai Pelang #Sleman #curah hujan #ngaglik #dprd diy #Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) #erosi #Talut #sungai #rawan longsor