Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perkuat Literasi Data, BPS Gandeng PWI Sleman Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 10 Desember 2025 | 21:16 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman resmi menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman untuk memperkuat literasi statistik, di Sleman, Rabu (10/12/2025).
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman resmi menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman untuk memperkuat literasi statistik, di Sleman, Rabu (10/12/2025).

SLEMAN – Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan ekonomi global, kemampuan membaca data secara akurat menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Guna menjawab tantangan tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman resmi menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman untuk memperkuat literasi statistik.

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo, dan Ketua PWI Sleman, Wisnu Wardhana, yang didampingi Wakil Ketua Hasto Sutadi, di Sleman, Rabu (10/12/2025).

Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk menjembatani data resmi pemerintah dengan pemahaman publik.

"Tema besar kerjasama dengan PWI ini terkait literasi statistik. Selama ini, terkait data dan statistik yang secara resmi dirilis BPS, pemahaman dan pemaknaan di masyarakat masih perlu dioptimalkan," ujar Widhi usai acara.

Widhi menjelaskan, produk statistik BPS —mulai dari angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, hingga kinerja Pemerintah Daerah— adalah fondasi utama dalam evaluasi kebijakan publik. Oleh karena itu, peran jurnalis sangat krusial dalam "menerjemahkan" angka-angka tersebut agar mudah dipahami warga.

"Produk statistik perlu disosialisasikan lewat semua saluran, baik media sosial BPS maupun media massa melalui rekan-rekan PWI. Harapannya, pemberitaan menjadi lebih akurat karena berbasis data valid," jelasnya.

Selain literasi data harian, kerjasama ini juga difokuskan untuk menyukseskan agenda besar nasional, yakni Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). Agenda yang digelar setiap 10 tahun sekali ini membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

"Partisipasi masyarakat dalam menyosialisasikan Sensus Ekonomi dan kesediaan pelaku ekonomi memberikan data yang akurat, lengkap, dan jujur merupakan wujud nyata kesadaran literasi data," tutur Widhi.

Bagi masyarakat yang membutuhkan data spesifik atau ingin melakukan konsultasi statistik, Widhi menambahkan bahwa BPS Sleman membuka layanan konsultasi dan akses data langsung melalui situs web resmi mereka.

Sementara itu, Ketua PWI Sleman, Wisnu Wardhana, menyambut positif inisiatif BPS. Jurnalis Harian Jogja ini menegaskan bahwa kolaborasi ini selaras dengan semangat pers untuk menyajikan informasi yang edukatif dan objektif.

"Kami di PWI berkomitmen meningkatkan pemahaman masyarakat tentang statistik melalui pemberitaan yang akurat. Kami juga siap mengawal dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar," tegas Wisnu.

Wisnu menambahkan, PWI Sleman terus membuka diri untuk bersinergi dengan berbagai instansi demi kemajuan daerah. Sebelum menggandeng BPS, PWI Sleman juga telah menjalin kerjasama bantuan hukum dengan Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) Sleman. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#literasi statistik #Info Data #Kerjasama Antar Lembaga #berita sleman #Sensus Ekonomi 2026 #PWI Sleman #BPS Sleman #Jurnalisme Data