SLEMAN - Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik.
Senin, 10 November 2025, Merapi erupsi, ditandai dengan terjadinya awan panas guguran.
Kejadian tercatat pukul 15:36 WIB.
Awan panas meluncur sejauh 1.200 meter.
Arah luncuran ke barat daya, menuju hulu Kali Krasak.
Amplitudo maksimal 34 mm.
Durasi guguran 113 detik.
Sebelumnya, hujan turun di puncak Merapi.
Mulai pukul 13:49 WIB, curah hujan 3 mm.
Durasi hujan 10 menit, intensitas 21 mm/jam.
Hujan masih berlangsung saat laporan diterbitkan.
Baca Juga: Imbas Kasus Keracunan, Pemkab Bantul akan ubah Satgas Percepatan ke Satgas Tata Kelola MBG
Hujan juga terjadi di lereng selatan Merapi.
Mulai pukul 13:39 WIB, curah hujan 2 mm.
Durasi hujan 20 menit, intensitas 11 mm/jam.
Badan Geologi mengimbau masyarakat waspada.
Potensi bahaya lahar meningkat di sungai berhulu Merapi.
Awan panas guguran juga mengancam daerah rawan.
Masyarakat diminta menjauhi zona bahaya.
Patuhi rekomendasi dan pantau informasi resmi.
Tingkat aktivitas Merapi saat ini: SIAGA (Level III). (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin