SLEMAN - Salah satu visi Pemerintah Kabupaten Sleman adalah Sleman Dalane Alus. Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman memiliki tim khusus untuk mencari dan menambal jalan berlubang.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman Fauzan Ma’aruf menjelaskan, tim khusus ini bukan pihak ketiga, tetapi internal DPUPKP sendiri. Mereka bertugas untuk melakukan pemeliharaan rutin jalan kabupaten sewaktu-waktu.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Ajak Komunitas Honda CBR250RR “Melesat Lebih Cepat” di Mandalika
"Jadi berkeliling cari jalan berlubang buat nambal, jangan sampai keduluan medsos. Misal ada laporan pagi, siang sudah tertangani," sebut Fauzan ditemui di ruangannya Jumat (7/11).
Selain melakukan pemeliharaan rutin, pada 2025 bidang binamarga juga melakukan peningkatan pada empat ruas jalan. Mulai dari Ngawen-Kenteng, Kaliduren-Sumber, Padon-Minggir, dan Genitem -Klaci. Selain itu, ada dua pemeliharaan berkala untuk ruas Jatirejo-Gondanglegi dan Dayu-Krapyak. Ada pula peningkatan Jembatan Tobongsari. Semuanya ditargetkan selesai pada pertengahan Desember.
Baca Juga: Banding Ditolak, Hukuman Vadel Badjideh Diperberat Dari 9 Jadi 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
"Sebenarnya untuk jalan kabupaten berdasar survei yang rusak berat tinggal 15 kilometer. Banyaknya itu rusak ringan," tambahnya.
Untuk mewujudkan visi Sleman Dalane Alus sendiri, dia sebut juga ditargetkan ada peningkatan anggaran bagi bidang binamarga. Apabila pada 2025 hanya sekitar Rp 50 miliar maka pada 2026 setidaknya bisa dua kali lipatnya, yakni Rp 100 miliar.
Baca Juga: Tiga Rekomendasi Tempat Nonton Sunrise dan Sunset di Yogyakarta, Yuk Cek Lokasinya
Saat ini juga tengah dilakukan pembahasan untuk bisa intervensi pada jalan kalurahan. Sehingga perbaikannya tidak hanya mengandalkan bantuan keuangan khusus (BKK) saja. Sementara sedang dilakukan pembahasan aturan, pemetaan, dan meminta kalurahan untuk membuat usulan.
"Memang sebenarnya kerusakan jalan di Sleman utamanya karena kendaraan yang membawa muatan dan overload," katanya. (del)