Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sah! Koalisi Sleman Bersatu Usung Harda Kiswaya Jadi Bakal Calon Bupati Sleman

Delima Purnamasari • Kamis, 18 Juli 2024 | 22:35 WIB

Konferensi pers Koalisi Sleman Bersatu untuk mengusung Harda Kiswaya sebagai calon bupati Sleman periode 2025-2030
Konferensi pers Koalisi Sleman Bersatu untuk mengusung Harda Kiswaya sebagai calon bupati Sleman periode 2025-2030
SLEMAN, RADAR JOGJA – Koalisi Sleman Bersatu (KSB) yang terdiri dari lima partai, yakni Gerindra, PKS, Golkar, PPP, dan NasDem resmi mengusung Harda Kiswaya sebagai bakal calon bupati Sleman periode 2025-2030.

Ketua DPC Partai Gerindra Sleman H.R. Sukaptana menuturkan, koalisi ini terus berkomunikasi dan memiliki kedekatan dengan Harda Kiswaya.

Menurutnya, Harda adalah putera daerah yang bisa membawa perubahan bagi Kabupaten Sleman.

“Lima partai sudah berkomitmen. Hari ini ada dua partai yang baru bergabung, yakni PSI dan Partai Ummat,” jelas Sukaptana pada acara konferensi pers Deklarasi Koalisi Sleman Bersatu di Kantor DPD Partai Golkar, Kamis (18/7).

Sukaptana menjelaskan, masih ada satu partai lain yang akan bergabung dalam KSB.

"Kita tunggu saja. Satu atau dua hari bisa hubungi saya,” ujarnya kala ditanya soal partai yang dimaksud.

Terkait calon wakil bupati, Sukaptana mengaku masing-masing partai telah memiliki usulan.

Beberapa nama yang disebutkan di antaranya, Nurcholis Suharman (anggota DPRD DIJ), Reno Candra Sangaji (lurah Condongcatur), dan Sukamto (anggota DPR RI).

“Pasangannya nanti yang bisa bekerja sama,” tambah Sukaptana.

Dalam deklarasi ini turut dilakukan penyerahan surat tugas dari lima partai serta penandatanganan pakta integritas.

“Untuk surat rekomendasi masih menunggu wakil karena harus sepasang,” tambahnya.

Gabungan lima partai ini total memiliki 24 kursi di DPRD Sleman.

Jumlah ini telah memenuhi syarat minimal bagi partai atau koalisi untuk mengusung calon bupati-wakil bupati, yakni 10 kursi.

Ketua DPC PPP Sleman Untung Basuki Rahmat menargetkan, KSB bisa memiliki kursi di DPRD di atas 75 persen.

“Kalau tidak jadi anggota KSB, tidak bisa mencalonkan wakil,” katanya.

Menurut Untung, KSB tidak ingin memilih calon yang datangnya tiba-tiba atau dipaksakan.

Harda menuturkan, deklarasi ini merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya.

Dia berjanji akan mempertanggungjawabkan amanah ini pada semua partai pengusung.

“Bapak saya seorang pamong desa yang melayani masyarakat. Saya belajar dari beliau,” katanya.

Setelah deklarasi, Harda mengaku akan berkoordinasi dengan partai untuk menambah kekuatan timnya.

“Partai yang punya wakil di dewan ada delapan, kalau bisa semuanya masuk koalisi,” tutur Harda.

Apabila terpilih, Harda berjanji akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan untuk memperlancar distribusi barang dan jasa sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat.

Selain itu, memberikan peluang yang luas bagi anak muda di Sleman untuk bisa belajar di perguruan tinggi.

“Jadi, ke depannya anak-anak punya daya saing tinggi,” tuturnya. 

Editor : Bahana.
#koalisi sleman bersatu #KSB #Sleman #Pilkada #pilkada sleman #Harda Kiswaya