Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan 26 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 1.700 Meter

Iwa Ikhwanudin • Senin, 3 Juni 2024 | 08:43 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 26 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter. 

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman. 

Periode pengamatan Minggu 2 Juni 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: KA Bandara Tambah Jam Keberangkatan, Antisipasi Lonjakan Selama Liburan Sekolah, Ini Jadwalnya ...

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten. 

Cuaca di Gunung Merapi berawan, mendung, dan cerah.

Angin bertiup lemah ke arah barat, dan timur. 

Suhu udara 15.5-25.5 °C, kelembaban udara 50-99 %, dan tekanan udara 838.5-918.7 mmHg. 

Baca Juga: Audit Tambahan Modal Taru Martani Rp 28,1 M, Gubernur Sultan HB X Bisa Perintahkan Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Khusus

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25 m di atas puncak kawah. 

Terjadi kegempaan guguran, hybrid/fase banyak, dan vulkanik dangkal

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga). 

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

Baca Juga: ORI Perwakilan DIY Soroti Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua pada PPDB Bantul

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga: Tawuran di Bantul Libatkan 200 Orang dari Kalurahan Karangnom dan Pacar

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Baca Juga: Bikin Resah, Ular Cobra Masuk Permukiman, Memangsa Unggas Milik Warga

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lava pijar gunung merapi #gunung merapi aktif #Kabupaten Sleman #awan panas guguran gunung merapi