SLEMAN - PT BPR Bank Sleman menjadi salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) di Bumi Sembada yang cukup positif pertumbuhannya. Selama tahun 2023 saja, keuntungan dari badan keuangan pelat merah itu mencapai puluhan miliar.
Direktur PT BPR Bank Sleman Muhammad Sigit mengatakan, hingga akhir tahun kemarin pihaknya mencatat aset bank sebesar Rp 1,28 triliun.
Itu meliputi dana masyarakat, tabungan, dan deposito sebesar Rp 700 miliar.
Kemudian juga kredit yang diberikan kepada nasabah mencapai Rp 700 miliar dengan laba atau keuntungan menyentuh Rp 20,8 miliar.
Di samping itu, PT BPR Bank Sleman juga akan menyediakan ATM yang berlokasi di lingkungan Pemkab Sleman yang bekerjasama dengan lembaga keuangan nasional.
“ATM yang ditempatkan nantinya tidak hanya tarik namun juga setor, sehingga masyarakat bisa lebih mudah bertransaksi menggunakan Bank Sleman,” ujar Sigit di sela acara penarikan undian hadiah Tabungan Mutiara Periode 16 PT BPR Bank Sleman, Selasa (9/1).
Menurut Sigit, dalam peluncuran ATM Bank Sleman beberapa waktu lalu pihaknya juga bekerja sama dengan salah satu jaringan ATM di Indonesia.
Sehingga, kartu ATM milik Bank Sleman pun dapat digunakan pada puluhan ATM yang sudah ada.
Sigit menyatakan, pihaknya juga akan meluncurkan transaksi digital seperti QRIS dan m-banking.
Langkah ini agar kemudian dapat mendukung program pemerintah pusat dalam model pembayaran non tunai.
“Segmen nasabah memang menginginkan digital. Ini keniscayaan yang harus dimiliki bank,” ungkapnya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, bahwa berbagai program hadiah yang ditawarkan oleh BPR Bank Sleman dapat memotivasi masyarakat untuk menabung. Khususnya menggunakan bank daerah.
Dia pun berharap berbagai program yang dimiliki oleh Bank Sleman dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal. Sehingga kemudian dapat menggerakkan roda-roda perekonomian masyarakat.
“Harapannya akan berdampak positif pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sleman,” ucap Kustini. (inu)