Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

17 Ruas Jalan di Sleman Berpotensi Macet saat Libur Nataru

Iwan Nurwanto • Senin, 4 Desember 2023 | 23:03 WIB
RAWAN MACET: Suasana di ruas jalan Simpang Tiga Colombo dari arah barat kemarin (4/10) siang. Kawasan tersebut kerap terjadi kemacetan karena kendaraan tidak bisa berbelok k
RAWAN MACET: Suasana di ruas jalan Simpang Tiga Colombo dari arah barat kemarin (4/10) siang. Kawasan tersebut kerap terjadi kemacetan karena kendaraan tidak bisa berbelok k

RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menyebut ada 17 ruas jalan yang berpotensi terjadi kemacetan atau kepadatan kendaraan. Khususnya ketika memasuki musim libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (nataru) mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana mengatakan, adapun ruas jalan yang berpotensi padat di antaranya Simpang Empat Tempel, Simpang Empat Beran, Simpang Empat Denggung, dan Simpang Empat Demak Ijo.

Kemudian juga Simpang Empat Pelem Gurih, Simpang Tiga Gamping, Simpang Empat Pasar Gamping, Simpang Empat Monjali, Simpang Empat Gejayan, Simpang Empat Condongcatur, dan Simpang Tiga Maguwo.

Baca Juga: 9 Juta Orang Bergerak ke Jogja saat Nataru, Hati-Hati Pasti Macet Lur!!

Lalu juga Simpang Tiga Bandara Adisutjipto, Simpang Empat Raden Ronggo, Simpang Empat Kalasan, dan Simpang Empat Prambanan.

“Selain itu juga termasuk jalur masuk objek wisata Kaliurang dan Prambanan atas yang menuju Tebing Breksi dan Obelix Hills,” ujar Arip kepada Radar Jogja Senin (4/12/2023).

Terkait dengan persiapan menghadapi musim libur nataru, Arip menyatakan, Dishub Sleman akan melakukan koordinasi dengan kepolisian. Salah satunya untuk membahas tentang rekayasa lalu lintas ketika terjadi kepadatan .

Baca Juga: Momentum Nataru, Pemprov DIY Bakal Lakukan Manajemen Lalu Lintas Cegah Kepadatan, Kalau Macet Harus Sabar

Selain itu, Dishub Sleman juga berkomunikasi dengan pengelola jalan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen serta dinas pekerjaan umum. Upaya itu untuk mengecek kesiapan jalur-jalur alternatif bagi pengguna jalan.

“Kami akan cek kondisi jalan maupun perlengkapan jalannya,” ucap Arip.

Di tingkat pemerintah provinsi, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dishub DIY Sumariyoto menyampaikan, diprediksi bakal ada 9 juta pergerakan manusia di Jogja ketika libur nataru. Dari jumlah tersebut, sekitar 883 ribunya berpotensi mengunjungi destinasi-destinasi wisata.

Karena itu, dia meminta, agar stakeholder terkait bisa membuat informasi yang sedetail-detailnya kepada masyarakat. Khususnya yang berkaitan dengan titik-titik jalan alternatif. Sehingga tidak menambah kemacetan pada jalan-jalan utama.

"Hampir dipastikan macet. Maka imbauannya adalah kepada masyarakat carilah informasi yang valid," pesan Sumariyoto. (inu/eno)

Editor : Aryanda Ahmad
#dishub #macet #Sleman #Libur NATARU