Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Magnitudo 3,5 Kamis Sore, Getaran Dirasakan dari Bantul hingga Klaten

D
Penulis: Delima Purnamasari❯
Gempa bumi magnitudo 3,6 guncang wilayah DIY dan sekitarnya. (X/BMKG)
Gempa bumi magnitudo 3,6 guncang wilayah DIY dan sekitarnya. (X/BMKG)

Advertisement

SLEMAN - Gempa bumi mengguncang wilayah DIY  Kamis (20/8/2026) sore. Termasuk di wilayah Demangan, Kalurahan Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Salah satu warga setempat, Anisa Husna mengaku kaget saat gempa terjadi dan langsung berlari ke luar rumah. 

"Awalnya saya kira motor tetangga lewat, ternyata gempa," katanya.

Meski tidak berpotensi tsunami, tapi ia tetap khawatir karena Jogja punya riwayat gempa besar. Dia sebut tidak ada dampak gempa ini di rumahnya. Tidak ada barang jatuh atau kerusakan bangunan yang dialami. 

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Sleman Ardhianto Septiadhi menjelaskan, gempa tektonik terjadi pukul 17:20:57 yang menggunjang wilayah Bantul dan sekitarnya.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo 3.5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.88 LS; 110.45 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km arah Timur Laut Bantul, DIY dengan kedalaman 21 kilometer.

Advertisement

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar opak," katanya. 

Gempa bumi ini dirasakan di Bantul, Kota Jogja skala III MMI jadi getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas. Lalu wilayah Kulon Progo, Sleman, Klaten, Solo, dan Magelang skala II MMI dengan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya. 

Hingga hari Kamis (20/8/2026) pukul 17.39, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempa bumi susulan.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Termasuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PGN Suadesa Festival 2026 Hadir di Sleman, Pasar UMKM Hadirkan Jikustik hingga The Rain

PGN Suadesa Festival 2026 Hadir di Sleman, Pasar UMKM Hadirkan Jikustik hingga The Rain

Suadesa Festival menjadi medium untuk memperkenalkan Compressed Natural Gas (CNG) Silinder sebagai salah satu solusi energi bagi UMKM dan sektor komersial yang berada di luar jangkauan infrastruktur pipa gas.

Sembilan Anak di Sleman yang Terpapar Radikalisme Harus Jalani Rehabilitasi

Sembilan Anak di Sleman yang Terpapar Radikalisme Harus Jalani Rehabilitasi

Sebanyak sembilan anak di Kabupaten Sleman terpapar radikalisme. Jumlah tersebut terdiri dari enam anak pada 2026 dan tiga anak pada 2025. Mereka berasal dari jenjang sekolah menengah baik SMP maupun SMA.  Kepala Badan

Persiapan PSS Sleman Sudah 75 Persen, Tak Hanya Taktik Juga Siapkan Mental

Persiapan PSS Sleman Sudah 75 Persen, Tak Hanya Taktik Juga Siapkan Mental

Persiapan PSS Sleman Sudah 75 PersenPersiapan PSS Sleman Sudah 75 PersenPersiapan PSS Sleman Sudah 75 PersenPersiapan PSS Sleman Sudah 75 Persen

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer