Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Renovasi Menara Masjid Agung Sleman Ditarget 2027, Ada Material yang Diganti

D
Penulis: Delima Purnamasari❯

Advertisement

Eternit Menara Masnid Agung yang rontok. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Eternit Menara Masnid Agung yang rontok. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

 

SLEMAN - Menara Masjid Agung Dr Wahidin Soedirohoesodo Sleman mengalami berbagai kerusakan. Eternit bangunan setinggi 68 meter ini banyak yang lepas sehingga rangka besi di dalamnya bisa terlihat. Marmer pada dinding menara juga ada yang copot. 

Advertisement

 

Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, mengetahui kondisi menara masjid ini dan memastikan telah ada rencana perbaikannya. Dia menilai kerusakan bangunan ini berpotensi membahayakan jika ada material yang jatuh dari ketinggian.

 

Advertisement

"Untuk anggarannya tentu dicari yang pasti harus diperbaiki," katanya, Minggu (12/7). 

 

 

Dia mengaku, sudah mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman ataupun dinas lain yang memiliki proyek fisik agar melakukan pengecekan secara menyeluruh. Utamanya ketika nantinya hasil pembangunan tidak baik maka harus melakukan penolakan saat serah terima atau provisional hand over (PHO). Agar hal semacam ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. 

 

Sementara itu, Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Sukarmin menjelaskan, bangunan menara Masjid Agung ini sebenarnya kokoh dan aman. Dia sendiri mengaku beberapakali naik hingga puncak untuk melihat pemandangan. Hanya saja memang ada beberapa bagian yang harus dievaluasi. Teknik pemasangan marmer pada bangunan menara dinilai kurang tepat sehingga akhirnya ada yang lepas. Lalu pilihan jenis eternit yang kurang cocok karena menggunakan material gypsum maupun DRC. Bangunan di luar semacam menara ini dia sebut lebih baik menggunakan material PVC atau ACP yang lebih tahan air. 

 

 

"Ketika rehabilitasi akan ada penggantian material yang tahan air agar tidak cepat rusak. Termasuk yang lebih ringan dan cenderung tidak membahayakan," katanya. 

 

Sukarmin menjelaskan, proyek rehabilitasi menara ini sudah diusulkan pada tahun 2027 mendatang termasuk untuk perbaikan lift di dalamnya. Perbaikan lift ini dia sebut perlu dilakukan dahulu untuk mempermudah operasional petugas maupun pengangkatan material bangunan ke atas. "Kami perbaiki liftnya dulu karena saat ini ada kerusakan di elektroniknya," ujarnya. (del) 

 

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan ke PSIM Jogja, Matheus Fornazari Dikabarkan Capai Kesepakatan dengan PSS Sleman

Bukan ke PSIM Jogja, Matheus Fornazari Dikabarkan Capai Kesepakatan dengan PSS Sleman

PSS Sleman dikabarkan telah mencapai kata kesepakatan untuk merekrut penyerang asal Brasil, Matheus Fornazari Custodio, sebagai pemain anyar menghadapi kompetisi musim 2026/27.

Rakorda DPD PKS Sleman, Evaluasi Kinerja Semester I hingga Peluncuran Program Kasih Sayang

Rakorda DPD PKS Sleman, Evaluasi Kinerja Semester I hingga Peluncuran Program Kasih Sayang

Rakorda DPD PKS Sleman menjadi momentum landing program kasih sayang melalui sejumlah program, meliputi tebar ayam KUB, beasiswa pendidikan, pemberdayaan UMKM, support guru ngaji muda, hingga kerelawanan bencana.

Trial Camp PSS Sleman Medco 2026, Super Elja Terus Asah Talenta Muda

Trial Camp PSS Sleman Medco 2026, Super Elja Terus Asah Talenta Muda

PSS Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan pembinaan sepak bola usia muda di tanah air. Hal itu ditunjukkan oleh klub berjuluk Super Elang Jawa ini melalui agenda bertajuk Trial Camp PSS Sleman Medco 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer