Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sakit dan Meninggal Dunia, Tiga Warga Sleman Batal Berangkat Haji Tahun Ini

D
Penulis: Delima Purnamasari❯

 


Advertisement

Jamaah calon haji bersiap untuk pemberangkatan di Masjid Agung Sleman Selasa (20/5). Pada tahun ini ada 1.210 orang yang akan berangkat haji dari Kabupaten Sleman, jumlah itu menurun dibanding 2024
Jamaah calon haji bersiap untuk pemberangkatan di Masjid Agung Sleman Selasa (20/5). Pada tahun ini ada 1.210 orang yang akan berangkat haji dari Kabupaten Sleman, jumlah itu menurun dibanding 2024

SLEMAN - Tiga warga Kabupaten Sleman batal berangkat haji tahun ini. Dua di antaranya karena alasan sakit dan satu lainnya karena meninggal dunia. Untuk yang sakit maupun pengganti jemaah yang meninggal direncanakan akan berangkat haji pada 2027.

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah Sleman Siti Bahronah menjelaskan, pengganti jemaah yang meninggal tidak bisa serta-merta berangkat tahun ini. Hal ini lantaran waktu kematian yang mepet dan tidak cukup untuk persiapan jemaah baru. "Ketiganya lunas tunda dan berangkat tahun depan," katanya dihubungi Rabu (18/2).

Baca Juga: Uwak Berharap Magis MagIS, Minta Dukungan Suporter PSS di Laga Melawan Persipura

Dia menjelaskan, kuota jemaah haji dari Bumi Sembada ada 1.428. Tetapi ditambah mutasi menjadi 1.517 orang. Mutasi adalah jemaah yang tidak dari Sleman, tetapi ingin berangkat dari Sleman. Baik itu berbeda kabupaten maupun provinsi.

Advertisement

Disinggung soal persiapan, Siti menyebut tahun ini lebih cepat dan kini sudah memasuki masa tenang. Keperluan jemaah sudah dipersiapkan seluruhnya. Baik itu dokumen maupun manasik yang dilakukan satu kali di kabupaten dan empat kali di kapanewon. "Kami juga sudah sosialisasikan ke jemaah terkait embarkasi haji yang nanti lewat YIA," tambahnya.

Baca Juga: Potensi SDA Papua Menguatkan Arah Swasembada Energi Indonesia

Sementara soal masa tunggu haji, Siti membenarkan bahwa ada masa tunggu yang lebih cepat. Dari sebelumnya 35 tahun, kini menjadi 29 tahun. Hal ini karena didasarkan pada cara hitung yang berbeda. Dari sebelumnya membandingkan jumlah seluruh penduduk muslim, tetapi kini berdasarkan total pendaftar haji. Termasuk dipengaruhi jumlah kuota yang cenderung meningkat.

Dia berharap, haji pada tahun ini bisa berjalan lancar. Apalagi ini untuk pertama kalinya digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah. Dari puluhan tahun sebelumnya digelar oleh Kementerian Agama.

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Como Serie A Kamis 19 Februari Kick Off 02.45 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

"Kemenag sudah baik, semoga ini bisa lebih baik. Walau secara pengalaman, otomatis banyak di Kemenag yang hampir 50 tahunan," katanya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, para jemaah haji telah menjalankan taaruf di Masjid Agung dr Wahidin Sudirohusodo pada akhir Januari lalu. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menciptakan ruang silaturahmi. Agar terjalin keakraban satu sama lain sehingga melahirkan rasa kebersamaan.

Advertisement

"Harapannya nanti jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan menjadi haji yang mabrur," katanya. (del/eno) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Momen Jamaah Haji Tawaf Jadi Sorotan, Netizen Salah Fokus pada Perbedaan Postur

Momen Jamaah Haji Tawaf Jadi Sorotan, Netizen Salah Fokus pada Perbedaan Postur

Suasana ibadah tawaf di sekitar Ka’bah kembali menjadi perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan kerumunan jamaah haji dari berbagai negara beredar di media sosial.

Waktu Lebih Cepat dan Fasilitas Lebih Premium, Kemenhaj Sebut Peminat Haji Khusus di DIY Terus Meningkat

Waktu Lebih Cepat dan Fasilitas Lebih Premium, Kemenhaj Sebut Peminat Haji Khusus di DIY Terus Meningkat

Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) menawarkan berbagai keunggulan bagi jemaahnya. Masa tunggu hajinya relatif lebih cepat hanya sekitar tujuh hingga sembilan tahun serta ditunjang dengan berbagai fasilitas premium..

Tak Ada yang Dirawat di Rumah Sakit Menjalani Rangkaian Ibadah Haji, Ratusan Jemaah Haji asal Gunungkidul Dipastikan Sehat

Tak Ada yang Dirawat di Rumah Sakit Menjalani Rangkaian Ibadah Haji, Ratusan Jemaah Haji asal Gunungkidul Dipastikan Sehat

Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Hingga mendekati jadwal kepulangan, seluruh jemaah haji asal Gunungkidul dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak ada satu pun jemaah yang mengalami gangguan kesehatan serius ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer