Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merapi Kembali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran 1,5 Km, Status Siaga Level III

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

Yogyakarta, 28 November 2025 – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas signifikan pada periode pengamatan 27 November 2025. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadinya awan panas guguran (APG) sejauh 1.500 meter ke arah barat daya, serta dua kali guguran lava ke Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum sama, yakni 1.500 meter.  


Advertisement

Kondisi Meteorologi

Cuaca di sekitar Merapi terpantau mendung hingga berawan dengan suhu udara berkisar 16,5–21 °C, kelembaban 94,6–100%, dan angin bertiup tenang ke arah timur.  

Aktivitas Kegempaan

Advertisement

- Awan Panas Guguran: 1 kali, amplitudo 51 mm, durasi 126,44 detik  

- Guguran: 107 kali, amplitudo 2–22 mm, durasi 31,98–196,58 detik  

- Hybrid/Fase Banyak: 67 kali, amplitudo 2–31 mm  

Advertisement

- Vulkanik Dangkal: 1 kali, amplitudo 63 mm  

- Tektonik Jauh: 4 kali, amplitudo 2–15 mm  

Tingkat Aktivitas

Gunung Merapi saat ini berada pada Level III (Siaga). BPPTKG menegaskan bahwa suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran di wilayah potensi bahaya.  

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya (Sungai Boyong hingga 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng hingga 7 km).  

2. Sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km. 

3. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.  

4. Masyarakat diminta tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya serta mewaspadai lahar hujan dan abu vulkanik.  

5. Jika terjadi perubahan aktivitas signifikan, status Merapi akan segera ditinjau kembali.  

Sumber

Data resmi dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan BPPTKG melalui laman MAGMA Indonesia.  (iwa) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perkumpulan Peternak Kambing Perah Rojo Koyo Utomo di Srumbung Produksi 40 Ribu Liter Susu per Bulan

Perkumpulan Peternak Kambing Perah Rojo Koyo Utomo di Srumbung Produksi 40 Ribu Liter Susu per Bulan

Wamentan didampingi bupati Magelang saat meninjau kandang peternak kambing di Dusun Jengglik, Ngablak, Srumbung, Kamis (29/10).  

Antisipasi Karhutla dan Arahan Pemprov Jateng, Jalur Pendakian Gunung Andong Ditutup

Antisipasi Karhutla dan Arahan Pemprov Jateng, Jalur Pendakian Gunung Andong Ditutup

Antisipasi Karhutla dan Arahan Pemprov Jateng, Jalur Pendakian Gunung Andong Ditutup

Libatkan Peserta dari Luar Kota Magelang, 40 Kontingen Bakal Meriahkan Magelang Ethno Carnival

Libatkan Peserta dari Luar Kota Magelang, 40 Kontingen Bakal Meriahkan Magelang Ethno Carnival

Libatkan Peserta dari Luar Daerah, 40 Kontingen Bakal Meriahkan Magelang Ethno Carnival

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer