Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

[Berita Terkini] Gunung Merapi Hari Ini: Awan Panas Guguran Meluncur 2 Km, Status Tetap Siaga (Level III)

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik berupa Awan Panas Guguran (APG) pada Jumat dini hari, 14 November 2025.
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik berupa Awan Panas Guguran (APG) pada Jumat dini hari, 14 November 2025.

SLEMAN – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik berupa Awan Panas Guguran (APG) pada Jumat dini hari, 14 November 2025.


Advertisement

Peristiwa ini meluncur sejauh 2.000 meter atau 2 kilometer (km) dari puncak, namun tingkat aktivitas Gunung Merapi masih dipertahankan pada status SIAGA (Level III).

Menurut informasi dari Badan Geologi, APG tercatat terjadi pada pukul 04:38 WIB.

"Info kejadian awan panas guguran di Gunung Merapi 14/11/2025. Pukul 04:38 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya hulu Kali Krasak dengan amplitudo maksimal 46,47 mm dan durasi 154.68 detik. Visual berkabut," demikian keterangan dari Badan Geologi.

Advertisement

Visual pengamatan saat kejadian menunjukkan kondisi berkabut, yang menjadi kondisi umum di puncak Merapi.

Aktivitas Kegempaan dan Kondisi Visual Terkini (06:00 – 12:00 WIB):

Berdasarkan Laporan Aktivitas Gunungapi (MAGMA-VAR) dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pengamatan 14 November 2025 pukul 06:00 hingga 12:00 WIB, kondisi visual Gunung Merapi didominasi oleh kabut.

Advertisement

Asap kawah nihil. Meteorologi: Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur dengan suhu udara 22-22.9 °C.

Kegempaan yang tercatat masih didominasi oleh aktivitas guguran dan gempa Hybrid/Fase Banyak:

Data ini mengindikasikan bahwa suplai magma ke permukaan masih berlangsung, yang berpotensi memicu kejadian awan panas guguran.

Masyarakat di sekitar Merapi diminta untuk tetap mematuhi rekomendasi resmi yang dikeluarkan oleh BPPTKG dan PVMBG.

1. Guguran Lava dan Awan Panas: Meliputi sektor selatan-barat daya dengan jangkauan maksimal 5-7 km (Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng) dan sektor tenggara dengan jangkauan 3-5 km (Sungai Woro, Gendol).

2. Lontaran Material Vulkanik: Dapat menjangkau radius 3 km dari puncak jika terjadi letusan eksplosif.

Masyarakat dilarang melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini adalah SIAGA (Level III).(iwa)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Update Gunung Merapi Sleman-Klaten, Rekomendasi Jarak Aman dan Risiko Erupsi

Update Gunung Merapi Sleman-Klaten, Rekomendasi Jarak Aman dan Risiko Erupsi

Gunung Merapi masih berada di Level III Siaga. Puluhan getaran gempa terdeteksi menandakan suplai magma tetap berlangsung di perut gunung. BPPTKG mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi lahar hujan.

Merapi Sore Ini Tertutup Kabut, 41 Kali Gempa Terjadi Status Tetap Siaga

Merapi Sore Ini Tertutup Kabut, 41 Kali Gempa Terjadi Status Tetap Siaga

Merapi sore 11 Oktober 2026 tertutup kabut tebal, BPPTKG catat 41 kali gempa. Status Level III Siaga dipertahankan, potensi awan panas 7 km.

Merapi Luncurkan 4 Guguran Lava 1800 Meter, Status Siaga Pagi Ini Masih Bertahan

Merapi Luncurkan 4 Guguran Lava 1800 Meter, Status Siaga Pagi Ini Masih Bertahan

Merapi kembali luncurkan 4 guguran lava sejauh 1800 meter ke barat daya pada 11 Oktober 2026 pagi. BPPTKG catat 38 gempa, status tetap Level III Siaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer