RADAR JOGJA – Penangkapan terduga teroris warga Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, Sleman bernama Agus Wijayanto sempat mengejutkan warga sekitar. Tak hanya itu, pihak keluarga juga tak menyangka Agus terlibat dalam pusaran praktik terorisme.

Adik kandung Agus, Uki Septriyanto mengaku kaget dan tidak percaya atas penangkapan yang dilakukan terhadap kakaknya. Tak pernah ada gerak-gerik mencurigakan yang diperlihatkan Agus. Hubungan Agus sebagai anak pertama dengan orang tua dan kedua adiknya juga normal-normal saja.

“Kami tiga bersaudara, mas Agus anak pertama. Tidak ada yang berubah, selayaknya masyarakat biasa,” jelas Uki ditemui di kediamannya Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, Sleman, Senin (23/1).

Meski tak ada perilaku mencurigakan, Uki mengakui Agus merupakan pribadi yang cenderung tertutup. Namun beberapa kali Agus memang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Utamanya pada kegiatan jamaah solat Jumat, takziah, dan kenduri.

Berkaitan dengan beberapa barang bukti yang kemarin sempat disita, Uki mengaku sama sekali tidak mengetahuinya. Dia juga tak pernah masuk dan mengecek kondisi kamar kakaknya itu.

“Kamar (Agus) di depan. Sekeluarga jarang masuk ke kamar mas Agus. Kalau misalkan pulang, haus, ya cuma ditaruh di pintu ‘ini minumnya’ gitu aja. Masuk ke kamarnya itu jarang, jadi sama sekali tidak tahu,” katanya.

Kini Agus masih menjalani proses pemeriksaan tanpa didampingi oleh pihak keluarga. Uki berharap semua proses bisa berjalan dengan lancar. Dia juga berharap ke depan Agus tak lagi menjadi pribadi yang tertutup.

“Berubahlah, jangan tertutup. Kita juga tidak tahu yang ada di dalamnya itu ngelakuin apa aja, kan tidak tahu. Saya harap bisa terbuka, bisa mengingat kondisi ibu dan ekonomi,” ujarnya. (isa/dwi)

Sleman