RADAR JOGJA – Dinas Pariwisata Sleman meluncurkan 60 event skala lokal hingga internasional sepanjang 2023. Banyaknya event diharapkan dapat memenuhi target kunjungan wisatawan di Sleman.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, kunjungan wisatawan di Sleman 2022 melebihi target dengan kondisi masih ada pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Maka dari itu, di tahun 2023 pihaknya optimistis kunjungan melebihi target.

“Pandemi sudah melandai, PPKM sudah dicabut. Nah itu kemarin waktu masih pandemi 7,5 juta (wisatawan). Kami berharap ketika PPKM dicabut 8 juta wisatawan,” jelasnya saat launching calendar of event di Sleman City Hall Jumat (20/1).

Event unggulan yang diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan diantaranya Prambanan Jazz Festival, Tour de Merapi, Sleman Tempel Run, Ngayogjazz, dan Jogja International Heritage Walk. Beberapa event itu pada tahun sebelumnya sukses mendatangkan wisatawan domestik hingga asing.

“Itu kan artinya menjadi magnet paling besar seperti Ngayogjazz. Kunjungannya luar biasa sekitar 20 ribu pengunjung dalam sehari. Sleman Tempel Run juga dari berbagai negara. Nah itulah event unggulan yang kita harapkan nanti bisa mendongkrak kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” paparnya.

Senada, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan calendar event yang sudah dilaunching merupakan salah satu metode menarik wisatawan. Dengan begitu diharapkan calon wisatawan dengan mudah dapat melakukan rencana wisata di Sleman.

“Sehingga diharapkan nanti bisa pilihan, kira-kira nanti memilih untuk apa (wisata ke mana, Red). Ada (banyak pilihan, Red). Harapan kami dengan adanya launching menambah pariwisata (wisatawan, Red) yang datang ke kabupaten Sleman,” ujarnya. (lan/bah)

Sleman