RADAR JOGJA – Empat pekerja calon perumahan di kawasan Dusun Jetis, Wedomartani, Ngemplak Sleman tertimbun material talud, Senin (2/1). Evakuasi pertama, tiga pekerja berhasil dievakuasi. Sementara satu pekerja atas nama Surya, 32, masih dalam pencarian.

Pengawas proyek Sumber Baru Land Gunardi menuturkan kejadian talud longsor terjadi sekitar 15.00 WIB. Ketiga korban berhasil dievakuasi pada 16.05 WIB. Keempat pekerja, lanjutnya, tertimbun materi pasir saat bersandar pada dinding talud.

“Saya lihat di tebing galian, saya di atas sudah saya peringatkan jangan mepet situ, naik saja. Tapi ada seorang yang sembrono itu diketuk-ketuk tanahnya itu, setelah itu langsung tanah turun longsor,” jelasnya ditemui di lokasi kejadian, Senin (2/1).

Gunardi mengaku sudah berteriak sekuat tenaga. Saat itu ada tujuh pekerja yang bersandar ke dinding talud. Setelahnya tiga pekerja sempat menyelamatkan diri. Sementara empat lainnya langsung tertimbun material.

Terkait tekstur tebing, Gunardi menjabarkan terdiri dari pasir. Sehingga sangat riskan terjadi longsoran. Terutama yang disebabkan getaran maupun hentakan.

“Sudah peringatkan sudah diatas. Jangan sekali-kali nempel tembok, ada yang ketuk-ketuk lari. Setelah itu saya teriak, lihat tanah rata udah gak lihat yang ketimbun,” kisahnya.

Berdasarkan data tim relawan gabungan, ketiga korban terevakuasi atas nama, Karsono, 50, Karju, 40 dan Dodi, 53. Dari data yang sama, korban atas nama Dodi meninggal dunia saat mendapatkan tindakan medis di rumah sakit Hermina.

“Ketinggian tebing itu sekitar 6 meter. Itu sekitar samping itu 1 meter kali 5 misalnya. Ya sekitar 15 kubikan itu yang nimbun,” katanya.

Terkait talud, Gunardi menjelaskan untuk antisipasi air. Tepatnya yang mengalir di calon perumahan. Posisinya tepat berada di sisi selatan calon bangunan perumahan.

Proses pengerjaan saat ini adalah baru penggarapan. Berlangsung sejak sepekan yang lalu. Tahapannya berupa penataan batu, lalu adukan material.

“Sekitar 1 mingguan. Sudah selesai toh, terus ditata batu kasih adukan, itu kan baru mulai satu lapis baru mulai 2 hari kemarin dan hari ini,” ujarnya. (Dwi)

Sleman