RADAR JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X (HB X) berpesan agar digitalisasi tetap diimbangi dengan sisi kemanusiaan. Dalam artian tidak sepenuhnya menggantungkan diri pada kemajuan teknologi. Sehingga dapat memanfaatkan teknologi sebagai penunjang kehidupan dan pekerjaan bukan pasrah sepenuhnya.

Pesan ini disampaikan saat peresmian gedung baru Tokopedia Care di Sleman City Hall, Rabu (15/6). Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini menilai pekerjaan baik adalah yang dilakukan dengan kesungguhan yang tinggi. Tidak hanya sekadar bekerja namun juga membangun relasi antar sesama manusia.

“Saya harap teknologi menjadi kemudahan untuk kita bukan sebaliknya mengabdi ke alat itu. Kalau kita mengabdi, seakan kita jadi robot. Seperti kalau kita ketinggalan handphone sepertinya kita tidak bisa kerja. Saya heran juga, jangan seperti itu,” pesannya saat seremonial peresmian gedung baru Tokopedia Care di Sleman City Hall, Rabu (15/6).

Apabila pemanfaatan tak tepat, manusia menurutnya akan menjadi sosok yang individualis. Menjadi tak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga kehidupan sosial menjadi tak sehat.

Pandangan ini bisa menjadi pertimbangan dalam pemanfaatan teknologi. Baginya interaksi antar manusia secara langsung jauh lebih penting. Sehingga dapat membangun komunikasi dan interaksi yang baik bagi kehidupan sosial.

“Sekarang kan kita lihat kalau kumpul keluarga, masing-masing sibuk dengan handphone-nya. Saya mencoba, kalau sedang makan bersama tidak ada yang megang handphone,” ceritanya.

HB X juga bercerita desain Jogjakarta bukanlah menjadi kota metropolitan. Konsep utama adalah mengutamakan masyarakat yang memiliki rasa aman, nyaman, sejahtera dan maju. Meski Jogjakarta terbuka akan iklim investasi namun tetap menjaga nilai-nilai kearifan ini.

Dia berharap agar manajemen Tokopedia konsisten menerapkan konsep ini. Tetap melayani kebutuhan publik dengan konsep pemberdayaan masyarakat. Terlebih bentuk dukungan terhadap sektor ekonomi kecil menengah.

“Harapan saya Tokopedia Care sukses karena kita memerlukan untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Jogja. Mengusung kemajuan teknologi tapi tak meninggalkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Vice-Chairman and Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison mengaku senang mendapatkan wejangan. Baginya teknologi dan sisi kemanusiaan tak bisa dipisahkan. Sehingga dapat bekerja dengan hati.

Pihaknya sendiri berkomitmen dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat. Termasuk pemerataan ekonomi untuk semua aspek. Sehingga orientasi juga kepada iklim sosial yang sehat di lingkungan masyarakat.

“Pak Gubernur (HB X) bilang teknologi bagus tapi jangan dilupakan sisi manusianya. Kita disini sudah ada 900 talenta dan 90 persen talenta asli Jogja. Semangat itu yang akan kami jaga dan terapkan,” ujarnya.

Salah satu wujud komitmen adalah pemberdayaan masyarakat secara maksimal. Berupa keterlibatan masyarakat dengan kebutuhan khusus dan perempuan. Semuanya memiliki peluang yang sama dalam dunia kerja profesional.

“Kami berkomitmen jalankan visi misi terutama tidak hanya membangun super ekosistem ekonomi secara digital tapi juga komitmen bersama mendorong kebangkitan ekonomi Indonesia,” katanya.

Hadirnya Tokopedia Care di Jogjakarta sendiri menjadi nilai penting. Tak hanya terkait pemerataan ekonomi tapi juga membangun kepercayaan. Inilah yang menjadi bekal Tokopedia bisa bertahan selama 13 tahun.

“Akhirnya punya kantor khusus Tokopedia Care dan juga memiliki digital customer care. Manfaatkan teknologi terkini di bidang big data dalam pelayanan,” ujarnya. (Dwi)

Sleman