RADAR JOGJA – Dinas Perhubungan Sleman melakukan sejumlah upaya untuk mencegah terjadinya kemacetan selama libur lebaran. Diantaranya menyiapkan beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui oleh pengendara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Arip Permana menjelaskan pihaknya menyiapkan sebanyak 6 jalur alternatif. Seluruhnya berstatus sebagai jalan provinsi. Jalur-jalur alternatif tersebut diantaranya jalur Klangon-Tempel, Tempel-Prambanan, Prambanan-Piyungan, dan Denggung-Manisrenggo.

“Ada juga Jalan Godean. Selain itu, Jombor menuju Kebon Agung hingga Dekso,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (27/4).

Arip menambahkan saat ini hampir keseluruhan jalur alternatif dalam kondisi yang baik. Terpantau hanya ada satu jalur yang membutuhkan penanganan dari Dinas PU Sleman, yakni jalur Klangon-Tempel.

“Secara visual kelihatannya tinggal segmen Jalan Klangon-Tempel itu dari Kalurahan Banyurejo sampai Buk Renteng. Masih ada beberapa lubang yang mudah-mudahan satu dua hari ini bisa dilakukan penambalan oleh Dinas PU,” katanya.

Arip mengimbau para pengendara bijak. Terutama yang tidak menuju ke arah Kota Jogja atau Sleman agar belok kiri menuju jalur alternatif. Ini dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan.

Selain menyediakan jalur alternatif, pihaknya juga melakukan pembatasan terhadap kendaraan non logistik. Pembatasan dilakukan sebelum lebaran yakni 28 April hingga 1 Mei dan pasca lebaran yakni 7 Mei hingga 9 Mei.

“Ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas untuk kendaraan-kendaraan besar,” ujarnya. (isa/dwi)

Sleman