RADAR JOGJA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan kategori menengah hingga tinggi masih akan terjadi sepanjang April. Sedangkan awal musim Kemarau, diprediksi pada Mei mendatang.

Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Sleman Etik Setyaningrum mengatakan, DIJ masih dalam periode masa peralihan dan pancaroba selama April. Masa peralihan ini, berpotensi terjadi cuaca ekstrem. Berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. “Berpeluang terjadi pada siang hingga sore, hingga menjelang malam hari,” jelasnya Junat (15/4).

Menurutnya, munculnya hujan tidak merata saat masa pancaroba. Akan didominasi dengan hujan lokal berdurasi pendek. Diprediksi, hujan paling banyak terjadi di wilayah utara hingga tengah DIJ.

Kondisi cuaca masa pancaroba peralihan, kata Etik, menyebabkan ketidakstabilan. Berdampak pada adanya perubahan cuaca yang signifikan, atau cuaca mudah berubah. “Di mana pagi cerah, tetapi siang hingga malam terjadi hujan disertai petir dan angin kencang,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Terhadap potensi adanya genangan, banjir, maupun longsor. Terutama permukiman di dekat bantaran sungai. “Hujan disertai angin dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang. Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat dan petir,” pesannya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman Epiphana Kristiyani mengatakan, antisipasi terjadinya pohon tumbang telah dilakukan dengan pemangkasan pohon perindang secara rutin. “Kami akan keliling melihat kondisi tanaman. Kalau ranting terlalu banyak, secara rutin kita pangkas,” ujarnya kemarin.

Kondisi pohon, jelas Epiphana, sangat penting untuk diperhatikan. Pohon yang tidak produktif dan batangnya rapuh, harus segera dieksekusi. Sebab membahayakan apabila ada angin kencang dan kondisi cuaca tidak menentu seperti saat ini. Selanjutnya diganti dengan pohon lainnya sesuai fungsinya. Yakni untuk perindang atau estetika kota. (cr4/eno)

Sleman