RADAR JOGJA – Salah satu gudang minyak goreng (migor) curah di Kabupaten Sleman mulai kehabisan stok. Pemilik CV. Yunda Utama Suwandi mengaku pihaknya mendapatkan stok terakhir Selasa (15/3). Saat itu dia mendapatkan jatah sebanyak 20,7 ton minyak goreng. Tak butuh waktu lama, seluruhnya habis terjual Kamis (17/3).
Hingga kini pihaknya belum mendapatkan pasokan migor curah kembali. Suwandi juga telah mengubungi supplier migor. Hasilnya tetap nihil hingga kini.
“Hari Selasa kami jual, hari Rabu kami jual, sudah habis. Hari Kamis kami tutup, Jumat tutup, kemungkinan ada lagi hari Senin,” jelas Suwandi saat ditemui di Gudang CV Yunda Utama, Gamping, Sleman, Jumat (18/3).
Suwandi sambat pengiriman migor yang dia dapatkan berkurang drastis. Tepatnya sejak pencabutan HET minyak goreng oleh pemerintah pusat. Penurunan stok bahkan terjadi hingga 60 persen dari jatah yang seharusnya.
Tercatat gudangnya mendapatkan jatah sebanyak 6 tangki dalam rentang waktu sepekan. Sementara kini, pihaknya hanya mendapatkan paling banyak 3 tangki. Suwandi mengaku tak tahu pasti alasan berkurangnya stok yang diberikan oleh penyuplai.
“Sekarang cuma kadang-kadang dua, maksimal tiga (tangki). Minggu ini hanya satu tangki yang isinya 20 ton 700 kilo, hari Selasa kemarin,” katanya.
Suwandi menjual minyak goreng curahnya dengan mengikuti harga di pasaran. Saat stok minyak diturunkan, dia menjual dengan harga Rp 11.500/kilogram pada Selasa (15/3). Selang sehari terjadi kenaikan hingga menyentuh harga Rp. 14 ribu/kilogram.
“Selang sehari harganya melonjak. Tergantung stok dan kondisi pasar juga,” ujarnya.
Kapolres Sleman AKBP Achmad Imam Rifai menjanjikan distribusi migor curah lancar. Salah satunya dengan melakukan pemantauan di gudang migor bersama dengan Disperindag Kabupaten Sleman. Dia juga mengimbau pendistribusian langsung dan tidak menyimpan stok dalam waktu yang lama.
“Ini akan kami evaluasi, coba kami pilah di mana letak sumbatan itu, sehingga kita bisa upayakan untuk memperlancar distribusi minyak goreng di wilayah Sleman,” kata Imam. (isa/dwi)

Sleman