RADAR JOGJA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan Bantuan Tunai bagi Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) secara langsung di Stadion Maguwoharjo, Kamis (17/3). Total terdapat 30 penerima bantuan dengan masing-masing menerima uang tunai sebesar Rp 600 ribu.

Airlangga mengatakan program ini telah diluncurkan di Labuan Bajo. Bantuan ini telah tersalurkan sejak tahun lalu. BTPKLWN secara khusus diberikan kepada masyarakat yang belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali.

“Ini dianggarkan kepada satu juta PKL dan warung, serta untuk 1,7 juta nelayan,” jelas Airlangga ditemui di Stadion Maguwoharjo, Kamis (17/3).

Airlangga menambahkan program BTPKLWN bertujuan mengurangi kemiskinan ekstrem yang terjadi di 212 kabupaten/ kota di Indonesia. Pihaknya juga menggandeng jajaran kepolisian dalam mendistribusikan bantuan ini.

“Pemerintah berharap kemiskinan ekstrem yang di 212 kabupaten kota ini secara nasional akan bisa diturunkan mendekati nol tahun 2024,” kata Airlangga.

Salah satu penerima bantuan Rini Astuti mengaku sangat senang atas bantuan sebesar Rp. 600 ribu. Pedagang bakso ini akan menggunakan uang bantuan sebagai modal usaha dan membayar biaya sekolah anak-anaknya. Dia mengaku selama pandemi penjualan baksonya menurun drastis.

“Alhamdulillah mendapatkan bantuan ini karena seumur-umur saya belum pernah mendapatkan bantuan. Ini baru aja sekali. Penjualan selama pandemi agak sepi. Sehari Rp 100 ribu, kalau ramai ya Rp 300 ribu,” ujar Rini. (isa/Dwi)

Sleman