RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana membuka lagi selter isolasi Covid-19 di Universitas Islam Indonesia (UII) dengan kapasitas 65-70 bed. Penambahan selter isolasi ini dikarenakan keterisian selter isolasi terpadu (isoter) Covid-19 di Rusunawa Gemawang dan Asrama Haji, Sinduadi, Mlati, Sleman telah mencapai 82 persen. Rencananya selter tambahan ini akan dibuka pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan, penambahan shelter ini untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 yang terus meningkat. Selain UII perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas Aisyiyah (UNISA) Jogjakarta juga tengah mempersiapkan membuka kembali shelter isolasi di lingkungan kampus.

“Di Universitas Gadjah Mada (UGM) juga akan membuka di dekat RS Sardjito, juga di susul institusi pendidikan lainnya,” kata Cahya, sE (16/2). Disebutkan, selain penambahan selter isolasi persiapan lainnya, mencukupi obat-obatan dan vitamin dari provinsi DIJ, juga layanan telemedicine isolasi mandiri (isoman).

Sementara itu, ruang isolasi ICU maupun ICCU di rumah sakit (RS) pada dua hari lalu bornya mencapai 25 persen. Angka ini cukup rendah, dikarenakan tingkat fatalitas Covid-19 juga cendrung rendah. Gejalanya pun, kata Cahya, cenderung ringan, seperti flu biasa. “Mudah-mudahan jangan sampai dirawat ke RS. Cukup isolasi di rumah agau di isoter,” bebernya.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 5M. Antara lain, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Selain itu juga akselerasi vaksin booster dan taat aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III sesuai Instruksi Bupati Sleman Nomor 8 tahun 2022.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan menyebutkan, data terakhir pasien isoter per (16/2) pukul 12.00 mencapai 189 orang, dengan sisa bed sebanyak 48. Rinciannya, asrama haji ada 107 pasien dengan sisa bed 29. Sedangkan di Rusanawa Gemawang jumlah pasien mencapai 82 orang dan kapasitas bed yang tersisa ada 19.

“Yang akan masuk hari ini enam orang untuk asrama haji dan sudah ada pemesanan dua orang. Sementara di Rusunawa Gemawang akan masuk hari ini enam, semoga aman terkendali, tidak ada penularan,” bebernya. (mel/bah)

Sleman