RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten Sleman terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menuntaskan program vaksinasi, salah satunya dengan pihak kepolisian. Pada Jumat siang (14/1) Polres Sleman menggelar vaksinasi anak massal yang diselenggarakan di SDN Krapyak Sleman. Gelaran ini diikuti oleh 1.200 peserta dari beberapa sekolah dasar.

Turut meninjau pelaksanaan vaksinasi Wakapolda DIJ Brigjen R Slamet Santoso. Jenderal Polisi Bintang Satu ini mengatakan penanganan pandemi Covid-19 tak bisa hanya diselesaikan oleh Dinas Kesehatan saja. Untuk itu, pihak kepolisian turut serta berperan dalam menangani pandemi Covid-19 salah satunya dengan program vaksinasi.

“Presiden mengumumkan agar dibantu TNI dan Polri,” kata Slamet di SDN Krapyak, Jumat (14/1)

Pihaknya mencatat, saat ini capaian vaksinasi dosis satu di DIJ telah mencapai 99 persen, sementara dosis kedua mencapai 90 persen.

“Sedangkan untuk anak se-provinsi DIJ sejumlah 301 ribu itu saat ini kami sudah 61 persen,” tambah Slamet.

Dengan dilakukannya upaya percepatan vaksinasi oleh pemerintah kabupaten dan kota diharapkan capaian vaksinasi anak dapat menyentuh angka 100 persen dalam waktu dekat, sehingg Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilaksnakan dengan aman.

Selaras dengan Slamet, Bupati Sleman juga menargetkan program vaksinasi anak nantinya akan selesai pada akhir Januari 2022. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan saat ini sebanyak kurang lebih 45 ribu anak di Kabupaten Sleman telah menerima vaksinasi dosis satu.

“Akhir Januari. Harapannya bisa selesai 100 persen,” kata Kustini di SDN Krapyak.

Pihaknya akan terus mengejar capaian vaksinasi anak hingga 100 persen untuk mendukung terselenggaranya PTM secara penuh. (co1/dwi)

Sleman