RADAR JOGJA – Di penghujung 2021 sektor pariwisata di Kabupaten Sleman kembali bergeliat.

Hal itu tampak dari kepadatan lalu lintas kendaraan berpelat luar Sleman di jalan-jalan arah destinasi wisata. Misalnya di Taman Tebing Breksi, Candi Prambanan, dan Kaliurang.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sleman Sukamto SH menengarai, kepadatan arus lalu lintas di jalan-jalan utama Sleman tak lepas urungnya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 oleh pemerintah pusat.

Meskipun pemerintah pusat melarang cuti bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Sukamto menilai kebijakan itu tak akan berpengaruh signifikan. “Arus pemudik pasti ada. Terutama yang menumpang mobil pribadi. Yang tak perlu swab antigen,” katanya, Senin (20/12/2021).

Oleh karena itu, lanjut Sukamto, “bola” ada di tangan pemerintah daerah. Agar jangan sampai kedatangan pemudik justru menimbulkan masalah baru terkait persebaran Covid-19. “Pintu-pintu masuk kabupaten harus dijaga ketat. Pengendara kendaraan pelat luar daerah harus di-swab. Kalau ternyata positif harus suruh putar balik,” pintanya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sleman itu minta pemerintah daerah memfilter  kendaraan pengunjung destinasi wisata. Untuk memastikan jumlah kuota pengunjung tak melebihi daya tampung yang telah ditentukan di masa pandemi. Yakni 50 persen. “Jika perlu, tiap pengunjung dibatasi waktunya saat berada di objek wisata. Gantian dengan wisatawan lain. Ini supaya tidak terjadi kerumunan dan antrean panjang,” tutur Sukamto.

Di dalam destinasi wisata pun harus diterapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Sarana cuci tangan harus tersedia cukup. Selain itu, pengelola objek wisata harus tegas menegur pengunjung yang tak pakai masker. “Pokoknya dijaga betul. Agar sektor pariwisata Sleman bisa bergeliat, tapi tetap sehat dengan prokes,” ingatnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana mengungkapkan, pengetatan kendaraan luar daerah akan diberlakukan di wilayah perbatasan Sleman dan Magelang, yakni di Kapanewon Tempel. Satu lagi di Kapanewon Prambanan yang menjadi perbatasan Sleman dan Klaten.(yog)

Sleman