RADAR JOGJA – Setelah sempat tutup sementara akibat pandemi Covid-19, beberapa fasilitas olahraga dan ruang publik yang dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Maguwoharjo Sleman kini telah dibuka lagi. Seperti GOR Klebengan, GOR Pangukan, Stadion Internasional Maguwoharjo, Stadion Tridadi, lapangan tenis Pemkab Sleman, dan Lapangan Denggung.

Kepala UPT Pengelolaan Stadion Maguwoharjo Sumadi SE MM mengungkapkan, pembukaan kembali sarana olahraga dan fasilitas publik tetap
mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat dan terbatas. Disesuaikan
dengan prosedur PPKM level 2 yang berlaku saat ini. ”Secara prinsip, sarana
olahraga dan rekreasi milik Pemkab Sleman boleh dipakai masyarakat secara
terbatas dan prokes ketat,” ungkapnya Rabu (17/11).

Sementara untuk menggelar event, penyelenggara harus mendapatkan
izin dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman melalui
UPT Stadion Maguwoharjo. ”Kalau event itu berpotensi menimbulkan keramaian, maka penyelenggara harus mendapat izin atau rekomendasi dari
Satgas Covid-19 Sleman,” jelas Sumadi Rabu (17/11).

Adapun beberapa kegiatan yang telah mulai dilakukan masyarakat, di antaranya, pertandingan sepak bola, latihan sepatu roda atau balap motor,
dan slalom mobil. Itu bisa dilakukan di Stadion Internasional Maguwoharjo
dan lingkungan sekitarnya.

Sementara di Stadion Tridadi sudah digunakan untuk latihan sepak bola
dan atletik. Sedangkan di GOR Klebengan untuk latihan basket dan bulu
tangkis. ”Kalau di GOR Pangukan bisa untuk bola voli, bulu tangkis, futsal,
taekwondo, dan pencak silat. Itu yang paling sering,” katanya.

juga sudah mulai dikunjungi masyarakat. Khususnya di area taman bermain
anak. Jika pemanfaatan sarana olahraga hanya untuk latihan, UPT Stadion Maguwoharjo mewajibkan para pengunjung untuk cek suhu dan cuci
tangan di tempat yang sudah disediakan. Sedangkan untuk klub yang melakukan kegiatan rutin diminta menunjukkan surat bukti telah vaksinasi.
”Hal ini demi membantu pemerintah untuk meminimalisasi kemungkinan adanya penularan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Sleman Haris Sugiharta SE MT mengimbau
masyarakat mematuhi ketentuan yang berlaku di area sarana olahraga dan
rekreasi Sleman. Selain itu, setiap pengunjung diminta membentengi diri sendiri dari Covid-19. ”Meski sedang aktivitas olahraga jangan lupa pakai
masker. Cuci tangan sesering mungkin, dan harus selalu jaga jarak. Hindari
kerumunan,” ingatnya.

Haris berharap tak ada sebaran Covid-19 di sarana olahraga dan rekreasi
yang dikelola Pemkab Sleman. Itu akan terwujud jika masyarakat senantiasa
menerapkan prokes ketat. Didukung pengawasan ketat petugas. (yog)

Sleman