RADAR JOGJA – Publik Sleman dihebohkan dengan penemuan mayat di jalan Kaliurang KM 17, Kledokan, Umbulmartani Ngemplak. Dari hasil pemeriksaan sementara, jenasah perempuan tersebut penuh luka. Mulai dari luka tusukan hingga pukulan benda tumpul di sekujur tubuh.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Santoso menuturkan jajarannya masih mendalami kasus ini. Untuk sementara, baru diketahui identitas mayat perempuan tersebut. Atas nama inisial ERK, 20, warga Kapanewon Seyegan, Sleman.

“Untuk saat ini mayat berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk otopsi. Dugaan sementara perempuan tersebut adalah korban pembunuhan,” jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (17/11).

Terkait penyebab kematian, Wachyu memastikan akibat kekerasan. Terbukti dengan sejumlah tusukan dan pukulan benda tumpul di sejumlah tubuh. Hanya saja belum diketahui pelaku dari aksi pembunuhan ini.

Wachyu menjelaskan saat ini anggota tengah menyelidiki kasus ini. Salah satunya dengan mendatangi keluarga korban untuk menggali informasi lebih dalam lagi. Guna mengetahui riwayat perjalanan maupun interaksi terakhir.

“Kalau lihat tanda-tanda seperti luka tusuk di dada sama luka benda tumpul di leher, kasus ini arahnya pembunuhan. Penyelidikan langsung jalan, anggota sudah ke rumah korban,” katanya.

Kapolsek Ngemplak AKP M Endar Isnianto menjelaskan detil penemuan mayat. Berawal dari warga yang hendak mencari rumput di sekitar lokasi penemuan mayat. Saat tengah berjalan, melihat sosok mayat pada pukul 09.30 WIB.

Saksi, lanjutnya, melihat ERK dalam kondisi terbujur kaku tanpa alas kaki. Saat itu saksi juga semoat memanggil tapi tidak ada respon. Hingga akhirnya memanggil warga lain untuk memeriksa secara bersama-sama.

“Dua warga lain kemudian tiba ke lokasi. Setelah yakin mayat langsung melapor ke kami. Dari hasil olah TKP sementara ada luka lebam di wajah, luka tusuk sebanyak 3 titik di dada dan luka robek di kepala sebelah kiri,” ujarnya. (dwi)

Sleman