RADAR JOGJA – Pemkab Sleman mendorong antusiasme wajib pajak di Kabupaten Sleman meningkat. Oleh karena itu pemkab memberikan penghargaan kepada wajib pajak, Pajak Bumi Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Ada 105 wajib pajak selektif, 215 padukuhan, delapan kalurahan dan satu kapanewon yang diberikan penghargaan. Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di pendopo Parasamya, Pemkab Sleman, Senin (27/9).

Kustini menyebut, hasil pembayaran PBB P2 panutan hingga Juni 2021 sebanyak 126 wajib pajak selektif. Dengan total terkumpul hampir Rp 6 miliar. Sementara itu, padukuhan yang lunas PBB P2 tahun ini kurang dari 30 persen. Dari 1.212 total padukuhan di Kabupaten Sleman, baru 215 padukuhan yang sudah lunas.

Demikian juga wajib pajak tingkat kalurahan. Yang sudah lunas masih minim. Dari total 86 Kalurahan hanya delapan kalurahan saja yang sudah lunas. Dan dari 17 kapanewon di Kabupaten Sleman baru satu Kapanewon yang lunas.
Antusiasme wajib pajak terus didorong sehingga untuk kepentingan pembangunan daerah. Uang rakyat kembali ke rakyat dalam wujud pembangunan. Sehingga apabila antusias wajib pajak tinggi maka pembangunan akan semakin merata.

Kustini memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah lunas tahun ini. Menurutnya, kondisi pandemi saat ini berdampak pada terpuruknya ekonomi. Kendati begitu, wajib pajak menjadi keharusan yang harus dipenuhi. ”Terima kasih kepada seluruh aparat pemerintah baik dari tingkat kapanewon hingga padukuhan yang dengan penuh kesadaran telah melaksanakan kewajibannya, memotivasi dan memberikan pelayanan pada masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu,” ungkap Kustini kemarin (27/9).

Kesadaran dan ketaatan seluruh warga masyarakat Sleman dalam membayar pajak, merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang sangat besar terhadap pelaksanaan pembangunan di Bumi Sembada ini. Dengan capaian ini diharapkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman dapat lebih mengoptimalkan lagi capaiannya. ”Saya mohon seluruh wajib pajak di Kabupaten Sleman dapat menunaikan kewajiban perpajakan daerahnya sesuai dengan kondisi objek pajak yang sebenarnya,” tuturnya.

Kepala BKAD Kabupaten Sleman Haris Sutarta mengatakan, pada 2021, Pemkab Sleman menargetkan penerimaan PBB P2 sebesar Rp 81,678 miliar. Nilai tersebut didasarkan pada 644.346 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang telah dibagikan kepada para wajib pajak. (mel/pra)

Sleman