RADAR JOGJA – Sejak dibuka per 16 September 2021, Cinema XXI Plaza Ambarrukmo Jogjakarta masih belum ramai penonton. Setidaknya dari kapasitas 50 persen per studio hanya terisi 12 penonton.

Kapasitas penonton maksimal dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 hanya 30 penonton untuk studio besar.

Chief Marketing Communication Plaza Ambarrukmo Jogjakarta, Indra Gunawan Wicaksono menuturkan, sejatinya peminat cukup tinggi. Hanya saja terkendala regulasi dari pemerintah. Pengunjung yang bisa menonton harus sudah mendapat vaksin Covid-19 sebanyak 2 kali.

Calon penonton wajib memindai QR Code Peduli Lindungi. Selain itu usia penonton antara 12 tahun hingga 70 tahun.

“Jadi regulasinya yang boleh menonton itu yang scan QR Code Peduli Lindungi warna hijau. Kalau kuning sementara belum. Ini masih ajukan ke pemerintah untuk berikan kelonggaran regulasi tersebut,” jelasnya ditemui di Cinema XXI Plaza Ambarrukmo Jogjakarta, Jumat (17/9).

Alhasil tidak sedikit yang membatalkan rencana menonton film di bioskop. Terutama bagi pengunjung yang masih berstatus kode kuning. Pembatalan berlangsung saat proses pindai QR Code Peduli Lindungi di lobi XXI Plaza Ambarrukmo.

Indra menuturkan calon penonton bisa melakukan reservasi secara online. Dalam proses tersebut belum bisa diketahui status vaksinasi Covid-19. Sehingga harus tetap datang untuk melakukan pindai QR Code.

“Ada faktor regulasi barcode hijau. Sehingga banyak yang refund tiket dari booking Mtix. Kalau rata-rata per studio per pemutaran film ini bisa sampai 12 penonton,” katanya.

Dalam kondisi normal setiap studio memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Untuk studi reguler kecil memiliki kapasitas 40 penonton. Studio besar mencapai 60 penonton. Lalu untuk Studio Premiere mencapai 20 penonton.

“Untuk kegiatan makan dan minum tidak diperbolehkan. Hanya menonton saja tidak ada aktivitas selain itu. Duduk berjarak space 1 kursi untuk physical distancing. Ada tim yang standby didalam agar jaga jarak tetap terjaga,” ujarnya.

Penerapan kebijakan mengacu pada sejumlah regulasi pemerintah. Pertama adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 42 Tahun 2021. Dikuatkan dalam Instruksi Gubernur No. 27 Tahun 2021 dan diteruskan Instruksi Bupati Sleman No  28 Tahun 2021.

Semua karyawan, lanjutnya, telah mendapatkan vaksin hingga dosis kedua. Kebijakan ini mengikuti operasional Mal Plaza Ambarrukmo Jogjakarta. Termasuk para karyawan di Cinema XXI.

“Untuk menjaga kenyamanan penonton juga. Nah kalau untuk film ada Black Widow, Suicide Squad dan Fast and Furious 9. Operasion 3 Studio Reguler dan 1 Studio Premiere dengan 3 kali jadwal penayangan setiap filmnya,” katanya.(dwi/sky)

Sleman