RADAR JOGJA – Kasus kebakaran salah satu penjara di Tanggerang yang menewaskan puluhan orang menjadi evaluasi bagi rumah tahanan (rutan) di daerah lain. Salah satunya di Rutan Kelas II B Wates, para petugas di lembaga permasyarakatan ini melakukan cek instalasi listrik dan alat pemadam api guna mencegah kasus serupa.

Kepala Rutan Kelas IIB Wates Deny Fajariyanto mengatakan, pengecekan instalasi listrik dilakukan di seluruh lingkup bangunan rutan pada Kamis (9/9). Pengecekan meliputi box instalasi listrik, genset, instalasi listrik dapur, instalasi listrik masjid, instalasi listrik blok hunian, instalasi listrik tembok keliling, hingga instalasi listrik yang berada di menara pengawasan.

“Kami lakukan pengecekan instalasi listrik secara menyeluruh di seluruh bangunan rutan,” ujar Deny dalam keterangannya, kemarin (10/9).
Dari hasil pengecekan tersebut, ia mengakui ada beberapa temuan kabel listrik yang sudah rusak. Pengaturan jalur instalasi kabel pun menjadi evaluasi dan lebih diantisipasi agar tidak terjadi arus pendek yang berpotensi mengakibatkan kebakaran.

Sebagai tindak lanjut temuan tersebut, pihaknya kemudian dilakukan upaya perbaikan jalur instalasi kabel guna mengantisipasi terjadinya arus pendek yang mengakibatkan kebakaran. Yakni dengan penggantian kabel dan viting yang rusak dan tidak memenuhi syarat

“Pengecekan instalasi listrik ini akan dilakukan secara berkala sehingga tidak berpotensi menimbulkan gangguan kamtib di Rutan Kelas IIB Wates yang diakibatkan dari korsleting listrik yang mana dapat menyebabkan risiko terjadi kebakaran,” imbuh Deny.

Deny menerangkan, kegiatan pengecekan instalasi listrik di Rutan Kelas IIB Wates itu juga merupakan tindak lanjut Surat Edaran Jenderal Pemasyarakatan untuk seluruh rutan di Indonesia agar melakukan deteksi dini terhadap sarana dan prasarana. Sebab, sebelumnya juga terjadi musibah kebakaran di Blok C Lapas Kelas 1 Tangerang terjadi pada hari Rabu (8/9) sekitar pukul 01.45 yang menewaskan 41 narapidana. Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

“Selain jalur kelistrikan, kami juga selalu memastikan dan memeriksa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berfungsi dengan baik,” katanya. (inu/bah)

Sleman