RADAR JOGJA – Keinginan warga di Dusun Nggambiran, Padukuhan Tampungan, Kalurahan Sendangtirto, Kemantren Berbah, Kabupaten Sleman memiliki embung akan segera terwujud. Hal tersebut terlihat 80 persen embung telah rampung dikerjakan. Target selesai pada akhir bulan Oktober nanti, dengan batas waktu penyelesaian 4 November 2021.

Lurah Sendangtirto, Sardjono mengatakan Embung Sendangtirto merupakan salah satu impian warga yang ingin segera diwujudkan.

Anggaran yang dialokasikan pun tidak main-main. Untuk Embung Sendangtirto ini sendiri terserap dana dari APBN sebesar Rp 10 Milliar.

Proyek Embung, telah dimulai sejak 6 bulan lalu, tepatnya awal April 2021. Dibangun diatas tanah kas desa dan tanah milik warga kurang lebih 4000 Meter. Tanah dari warga tersebut, katanya, sudah dibeli oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Diperuntukkan untuk Embung Sendangtirto.

“Sehingga nanti setelah selesai, embung ini akan menjadi kebanggaan warga Sendangtirto khususnya dan Sleman pada umumnya,” jelas Sardjono.

Sardjono memaparkan, selain berfungsi mengairi sejumlah persawahan, nantinya Embung Sendangtirto juga akan dijadikan satu dari tujuan paket wisata di Desa tersebut.

“Memang utamanya untuk mengairi sawah pertanian yang ada di empat Padukuhan. Luasnya sekitar 20-30 hektar. Selain itu juga menjadi pilihan wisata desa Sendangtirto,” katanya ditemui disela acara ujicoba Embung Sendangtirto saat pelepasan ikan nila sejumlah 3 kuintal belum lama ini.

Namun demikian, sebagai tujuan wisata alternatif nantinya, Sardjono yang juga sebagai calon Lurah periode 2021-2027 ini mengungkapkan, beberapa fasilitas penunjang akan segera dibangun untuk menyempurnakan tampilan Embung dan menambah kenyamanan pengunjung nantinya.

Dia menyebut, akan segera dibangun beberapa fasilitas penunjang seperti limasan, gazebo, taman, tempat parkir, akses masuk lokasi yang luas, dan sentra kuliner khas dari UMKM warga Sendangtirto.

“Sehingga harapanya kedepan perekonomian masyarakat Sendangtirto dapat terangkat. Lebih makmur dan sejahtera. Baik itu bisa dari sisi kulinernya, kerajinan, ataupun pesona desanya,” tegasnya. (obi/naf/sky)

Sleman