RADAR JOGJA- Dinding rumah Adi Sakijo tampak begitu reyot dengan dinding gedhek (anyaman bambu). Tampak kontras dengan rumah-rumah lain di sekelilingnya di Padukuhan Blekik, Sadornoharjo, Ngaglik, Sleman.

Perempuan renta ini tinggal bersama beberapa orang keluarganya. Walau usianya telah senja, ia tetap berjuang setiap hari sebagai buruh tani.

Melihat kondisi rumah yang tak lagi layak huni, Ubu Villa Bersama TNI Polri, melaksanakan bedah rumah untuk Adi Sakijo salah satu warga dusun Blekik, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta.

Peletakan batu pertama dilakukan pada hari Kamis, (2/9)  oleh Dirut Ubu Villa Rahmat Hidayat, Kasi Intel Korem  072 Pamungkas Kolonel Infanteri Aqsha Erlangga , Dansat Brimob Polda DIJ Kombespol Imam Suhadi dan Lurah Sardonoharjo Harjuno Wiwoho.

Direktur Utama Ubu Villa, Rahmat Hidayat mengatakan gerakan gotong royong ini merupakan semangat untuk membantu sesama karena hunian yang sudah tidak layak. ” Kami menyediakan bahan bangunan, untuk pembangunan akan dilakukan oleh warga negara dan didukung TNI Polri,” kata Rahmat.

Rahmat menambahkan Ubu Villa yang telah membangun villa di tujuh lokasi di DIJ dan Jateng Selatan ini berupaya untuk melakukan CSR di untuk masyarakat sekitar nya.

Selain bedah rumah, juga melakukan renovasi masjid dan juga perbaikan jalan kampung. ” Kita akan koordinasi dengan pemerintah desa dan dusun untuk melihat kebutuhan yang paling urgen,” ujar Rahmat.

Lurah Sardonoharjo Harjuno Wiwoho menyambut baik bedah rumah.  “Saya berterima kasih kepada manajemen Ubu Villa dan TNI Polri untuk program CSR ini. Karena bedah rumah ini juga  bisa meningkatkan semangat gotong royong warga dusun dan persatuan rakyat bersama TNI Polri, ,” ujar Harjuno Wiwoho. (obi/sky)

Sleman