RADAR JOGJA- Kabid Humas Polda DIJ, Kombes Pol Yuliyanto memastikan penyelidikan terhadap kecelakaan tunggal truk AB 8242 ZU yang membawa batu di tanjakan Candi Ijo, Gunung Sari, Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman,terus berlanjut. Terutama untuk mencari keterangan saksi kejadian. Termasuk mengumpulkan sejumlah bukti dari lokasi kecelakaan.

Hasil pemeriksaan sementara, sang supir Shodiq baru dua kali melewati rute tersebut. Kegiatannya masih sama saat sebelum kecelakaan berlangsung. Mengambil batu alam dari kawasan Dusun Groyokan, Sambirejo Prambanan .

“Supir informasinya melewati rute itu baru dua kali. Ada kemungkinan supir tidak mengenal medan bisa saja yang bersangkutan kecelakaan,” jelas Kabid Kombes Pol Yuliyanto ditemui di Mapolda DIJ, Sabtu (4/9).

Walau begitu, Kapolres Sleman medio 2016 ini memastikan belum ada tersangka. Untuk supir dan kernet masih berstatus sebagai saksi. Pihaknya juga masih mendalami sejumlah keterangan saksi lain dan bukti.

Pemeriksaan terhadap korban, lanjutnya, tidak bisa serta merta. Ini karena beberapa mengalami luka fisik. Untuk supir tidak mengalami luka berat namun masih syok.

“Penyebabnya macam-macam, ada human error, karena jalan dan sebagainya. Nanti dari penyidik akan menyimpulkan,” kata Kombes Pol Yuliyanto.

Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan dari pemeriksaan sementara kondisi jalan masih tergolong normal. Tidak ada kerusakan yang dapat menyebabkan kecelakaan. Terlebih lokasi kecelakaan adalah jalur rutinitas para warga dan wisatawan.

Yuli memaparkan ada sejumlah temuan dari pemeriksaan sementara. Salah satunya adalah patahnya as roda truk. Penyidik menduga inilah yang membuat truk limbung dan susah dikendalikan.

Hingga saat ini sebanyak 6 korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Lima korban meninggal dunia di tempat adalah Wahdini, Imam, Suprapto, Ali Fahrudin dan Heri. Satu korban meninggal dunia di rumah sakit atas nama Misbah.

“Tadi malam (3/9) satu meninggal dunia di rumah sakit. Misbah warga Dusun Daraman Piyungan. Sehingga sampai hari ini yang meninggal dunia ada 6 dan dirawat 5 orang,” kata Kombes Pol Yuliyanto.(dwi/sky)

Sleman