RADAR JOGJA – Dua pejabat senior di lingkungan Pemkab Sleman purna tugas Juli ini. Keduanya, bakal digantikan oleh pelaksana tugas (Plt) per 2 Agustus mendatang. Kebetulan pula keduanya yang intens dalam penanganan Covid-19, sesuai jabatan mereka.

Keduanya adalah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merangkap Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman Joko Supriyanto.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan, kedua pejabat ini pensiun sebagai pegawai negeri sipil (PNS) secara bersamaan, per 23 Juli kemarin. Kendati begitu, mereka resmi digantikan pada awal Agustus. Karena masih diamanatkan dalam penanganan Covid-19. Nantinya, akan digantikan Plt setelah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat.

Posisi Joko Hastaryo akan digantikan sementara oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman dr. Cahya Purnama. Sementara posisi Joko Supriyanto akan digantikan oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Kunto Riyadi. Selanjutnya, posisi Asisten Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat kosong.”Diisi Plt dulu baru pengisian. Definitifnya, melalui pansel (panitia seleksi, red),” ungkap Harda, Jumat (29/7).

Pansel dilakukan setalah mendapatkan persetujuan dari Pusat, dalam hal ini Kementrian dalam Negeri (Kemendagri). Kini, pihaknya masih proses mempersiapkan berkas pengajuan. Setelah berkas siap dan ditandatangani Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, berikutnya dikirimkan ke Jakarta.”Pansel melalui tes. Kita masih siapkan, kalau sudah selesai segera kita ajukan,” terang Harda.

Posisi Kepala Dinkes sangat urgent ditengah laju persebaran Covid-19 yang masih tinggi. Kendati digantikan dengan Plt, sebutnya, tidak berpengaruh pada kinerja di lingkungan Pemkab Sleman.

Sementara itu Joko Hastaryo akan mengisi waktu pensiunnya, lebih dekat dengan keluarga. juga fokus terhadap imunitas tubuh. Meski statusnya bukan Kepala Dinkes lagi, dia tetap akan berkonstribusi dalam penanganan Covid-19. ”Tapi bukan kabupaten. Lebih kecil lagi, di tingkat RT,” kata dia. Ya, dia akan menjadi ketua satuan gugus tugas (Satgas) di tingkat RT. (mel/bah)

Sleman