RADAR JOGJA – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menggelar salat Ied memperingati Idul Adha 1442 hijriah, kemarin (20/7). Salat Ied dilaksanakan di kediaman masing-masing.
Kustini menggelar salat Ied di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, sementara Danang menggelar di kediamannya, Beran Kidul, Tridadi, Sleman.

Kustini mengatakan, suasana hari raya Idul Adha tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pembatasan lebih ketat dan dalam kondisi persebaran Covid-19 yang semakin meluas dan ganas. Segala aktivitas yang dilakukan harus diimbangi dengan mawas diri dan sangat berhati-hati, dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Tadi salat Ied berjamaah, imamnya pak Sri (Sri Purnomo suami Kustini, red),” ungkapnya.

Dalam situasi seperti ini pihaknya telah mengimbau salat Ied digelar di rumah saja. Melalui surat edaran (SE) Bupati Sleman Nomor 451/01900 tentang penyelenggaraan hari raya Idul Adha dan ibadah kurban. Hal ini untuk mencegah kerumunan.

Seiring tingginya kasus positif dan kasus kematian di kabupaten ini, dia mengajak seluruh masyarakat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menangani pandemi ini. Salah satunya dengan meningkatkan gotong-royong mengatasi lonjakan persebaran di tingkat padukuhan. “Masyarakat harus berbagi,” ungkap Kustini dihubungi Radar Jogja, kemarin.

Untuk penyembelihan daging kurban, dia meminta agar dibagikan merata kepada warga. Karena banyak warga yang isoman, usahakan merata. ”Kalau nggak dapat mentahannya (daging, red) ya diberikan setelah matang dalam bentuk makanan,” ujarnya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menambahkan, dalam momentum peringatan Idul Adha tahun ini, dia mengajak masyarakat Sleman berdoa bersama. Agar cobaan pandemi ini diringankan. Kemudian juga mengajak masyarakat untuk lebih bersabar dan ikhlas menghadapi situasi seperti ini. Dimana semua dalam berjuang menghadapi pandemi baik dari sektor kesehatan maupun ekonomi.

Dalam suasana seperti ini dia mengajak masyarakat tahan uji menghadapi situasi pandemi. ”kita bisa kembali beribadah berjamaah dan berkegiatan bersama-sama seperti sebelum pandemi ini,” ungkap Danang saat memberikan kultum salat Ied bersama keluarganya.(bah)

Sleman