RADAR JOGJA РKapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat turut menyukseskan program vaksinasi. Bukan tanpa alasan, ajakan ini untuk membentuk kekebalan kelompok  (herd imunity). Dengan tujuan tingkat resiko paparan Covid-19 tidak menjadi tinggi.

Tak hanya mengajak ikut vaksin, Jenderal Polisi bintang empat ini mengajak tenaga kesehatan yang ada berperan aktif. Tak hanya mengedukasi, tapi juga menjadi bagian dalam tenaga vaksinator. Sehingga program vaksinasi Covid-19 nasional bisa berjalan optimal.

“TNI Polri akan memberikan fasilitas dan juga membantu mempersiapkan vaksin. Sehingga kemudian akselerasi dengan terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dengan kegiatan vaksinasi massal segera tercapai,” jelasnya ditemui di Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Serbaguna Adisutjipto TNI AU, Kamis (8/7).

Jogjakarta, lanjutnya, memiliki potensi yang cukup besar. Ini karena banyaknya civitas akademika di bidang kesehatan. Mulai ilmu kebidanan hingga kedokteran. Para lulusan civitas ini dapat langsung bergabung.

Diakui olehnya, saat ini tenaga kesehatan sangatlah dibutuhkan. Disatu sisi lonjakan kasus di setiap wilayah menguras tenaga. Belum lagi penanganan kasus kepada pasien non Covid-19.

“Oleh karena itu dalam kesempatan ini silakan, karena di Jogja banyak sekali tentunya masyarakat yang memiliki kemampuan apalagi banyak universitas kedokteran kemudian tempat-tempat lain yang memiliki tenaga kesehatan silakan bergabung dalam rangka membantu kegiatan vaksinasi,” ajaknya.

Listyo mengajak masyarakat berperan aktif dalam penanganan Covid-19. Pemerintah, lanjutnya, tidak bisa bergerak sendiri. Adanya kebijakan menurutnya hanya menjadi payung sebuah penanganan.

Peran masyarakat baginya jauh lebih penting. Dengan sadar menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Tak hanya bagi kesehatan pribadi tapi juga orang di sekelilingnya.

“Sekali lagi segera ikut vaksin, hindari kerumunan. Saat ini ada kegiatan PPKM Darurat tolong diikuti ditaati karena itu untuk keselamatan untuk masyarakat yang ada di wilayah PPKM Darurat,” katanya.(dwi/sky)

Sleman